LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gunung Merapi Alami Aktivitas Kegempaan, Guguran Lava Pijar Meluncur Hingga 300 M

Gunung Merapi sempat mengalami aktivitas kegempaan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar pada Selasa (25/12) dini hari pukul 00.11 WIB.

2018-12-25 07:28:51
Gunung Merapi
Advertisement

Gunung Merapi sempat mengalami aktivitas kegempaan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar pada Selasa (25/12) dini hari pukul 00.11 WIB.

"Terjadi guguran lava pijar di Merapi jam 00.11 WIB teramati dari stasiun CCTV Deles," tulis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resminya.

BPPTKG juga menginformasikan bahwa jarak luncur guguran lava tersebut mencapai 300 meter dari puncak menuju ke arah hulu Kali Gandol. "Tingkat aktivitas #Merapi waspada atau Level 2," tulis BPPTKG.

Advertisement

Berdasarkan data pengamatan Gunung Merapi pada 24 Desember 2018 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB yang dirilis BPPTKG, disebutkan bahwa gunung teraktif di Indonesia itu sempat mengalami sejumlah aktivitas kegempaan.

Aktivitas itu yakni gempa guguran sebanyak 32 kali dengan aplitudo 1,5-65 mm, selama 14,2-55,2 detik, gempa hembusan satu kali dengan amplitudo 10 mm selama 19 detik, gempa low frekuensi dua kali dengan amplitudo 2-7 mm selama 10-17 detik.

Selain itu, gempa hybrid atau fase banyak tercatak 4 kali dengan amplitudo 2-11,5 mm selama 6,7-21,1 detik, serta gempa tektonik lokal satu kali dengan amplitudo 2 mm selama 23,5 detik.

Advertisement

Sementara itu, berdasarkan pengamatan BPPTKG, dari 5 Desember hingga 19 Desember 2018 volume kubah lava Gunung Merapi tercatat mencapai 370.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.000 meter kubik per hari.

Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan oleh BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Baca juga:
Guguran Lava Gunung Merapi Kembali Terjadi
Guguran Lava Gunung Merapi Bisa Jadi Daya Tarik Bagi Wisatawan
BPPTKG Sebut Guguran Lava Gunung Merapi Fenomena Biasa Terjadi
Pertumbuhan Lava Gunung Merapi Masih Kecil
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Lava Pijar ke Kali Gendol
Longsor di Lereng Merapi, Seorang Penambang Tewas Tertimpa Bebatuan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.