LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gunung Kelud berstatus waspada, BPBD Jatim mulai siaga

"Hari ini kami mengumpulkan beberapa elemen di sekitar Gunung Kelud untuk melakukan update Rekon," kata Sudarmawan.

2014-02-03 13:23:55
gunung kelud
Advertisement

Status Gunung Kelud meningkat dari status normal menjadi waspada. Akses menuju lokasi di radius dua kilometer ditutup. Sementar pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengambil langkah pra-bencana.

Untuk itu, BPBD Jawa Timur hari ini mengundang pihak BPBD Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang untuk membicarakan status waspada gunung merapi yang memiliki ketinggian 1.731 Mdpl itu.

Sementara langkah pra-bencana yang dilakukan BPBD Jawa Timur adalah, salah satunya melakukan update Rencana Kontinjensi (Rekon) di wilayah Kediri, Blitar dan Malang. Menurut Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan, Rekon tersebut untuk mengetahui perkembangan yang sudah ada.

"Hari ini kami mengumpulkan beberapa elemen di sekitar Gunung Kelud untuk melakukan update Rekon atas peningkatan status Gunung Kelud," kata Sudarmawan, Senin (3/1).

Mantan Sekda Kabupaten Bangkalan ini menjelaskan, beberapa elemen dilibatkan dalam pembicaraan itu adalah, PVMBG Bandung, Deputi Penanganan Bencana BNPB, Jangkar Kelud (LSM Peduli Gunung Kelud), Kesbangpol Kediri, BPBD Blitar, Malang, serta Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Jawa Timur.

"Yang di-update dalam Rekon itu adalah bagaimana kondisi sosial masyarakat sekitar wilayah Gunung Kelud, bagaimana perekonomiannya di masing-masing wilayah. Termasuk rencana jalur evakuasi ketika bencana itu terjadi," jelasnya.

Saat ini, Gunung Kelud sudah berstatus waspada. Untuk itu, pada radius 2 kilometer dari kawah dilarang masuk bagi masyarakat. "Dan saat ini, BPBD Jatim masih melakukan update Rekon," ujarnya.

Sesuai rekam jejak aktivitas di Gunung Kelud, gunung itu memiliki siklus letusan 12 hingga 15 tahun sekali. Data yang dimiliki BPBD Jawa Timur sendiri menyebutkan, gunung berapi yang berada di wilayah tiga kabupaten itu mulai meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, 1990 dan terakhir pada 16 Oktober 2007. Dan pada letusan terakhir itu, danau kawah Gunung Kelud berubah seiring munculnya kubah lava.

Baca juga:
PVMBG tambah peralatan pemantau aktivitas Gunung Kelud
BNPB: 19 Gunung berapi status waspada, masyarakat jangan panik
Gunung Kelud berstatus waspada, jarak 2 km steril
Letusan Gunung Chaparrastique paksa ribuan warga mengungsi
Tiru Gunung Batur, RI harap Gunung Sewu & Merangin masuk Geopark

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.