Gunung Agung Kembali Erupsi, Kolom Abu Tak Teramati karena Mendung
Saat ini, Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) dan masyarakat di sekitar Gunung Agung, atau pendaki dan pengunjung serta wisatawan tidak diperbolehkan melakukan pendakian di zona perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.
Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada pukul 00.18 WITA, Kamis (21/3). Erupsi tersebut, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 1 menit 47 detik.
Informasi dihimpun merdeka.com, Kamis (21/3), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Agung mencatat tinggi kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut, mendung.
Saat ini, Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) dan masyarakat di sekitar Gunung Agung, atau pendaki dan pengunjung serta wisatawan tidak diperbolehkan melakukan pendakian di zona perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.
Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru.
Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder.
Berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landasan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.
Baca juga:
Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Ini Hasil Analisa PVMBG Terkait Dua Kali Erupsi Gunung Agung
Gunung Agung Erupsi, Status di Level Siaga
Penelitian Ilmuwan Inggris Disebut Bisa Ramal Gunung Agung Bali Meletus
Gunung Agung Erupsi, Terlihat Semburan Api Pijar
Tersesat di Gunung Agung, WNA Asal Rusia Ditemukan Selamat
Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tertutup Kabut