LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Optimis Arak Bali Bisa Bersaing dengan Sake dan Soju

Menurutnya, kemajuan perkembangan arak Bali menuju pada arah industri didorong oleh terbitnya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

2020-10-22 08:31:00
Wayan Koster
Advertisement

Gubernur Wayan Koster optimistis arak Bali bisa berkembang menjadi suatu industri yang mampu bersaing dengan minuman khas tradisional dari negara lain seperti sake dan soju.

"Saya terus promosikan, sampai di Jakarta. Di kalangan wisatawan banyak yang memuji kualitas arak Bali. Karena itu, saya yakin nantinya akan semakin berkembang menjadi sebuah industri, bersaing dengan sake, soju atau vodka," katanya seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/10).

Menurutnya, kemajuan perkembangan arak Bali menuju pada arah industri didorong oleh terbitnya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Advertisement

"Sejak dikeluarkannya Pergub Nomor 1 Tahun 2020, kebijakan ini membawa berkah bagi petani dan pembuat arak tradisional. Arak Bali sudah sangat terangkat dan makin diminati banyak orang," terangnya.

Kebijakan Pergub tersebut ternyata berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama terhadap upaya mengangkat produk-produk lokal Bali.

"Baru pertama kali saya kira ada produk lokal yang berkembang lewat kebijakan gubernur (Pergub-red). Bahkan belum satu tahun (diterbitkan) sudah ada bukti riil di lapangan," ujar politikus PDIP itu.

Advertisement

Belum lagi, arak Bali pada masa pandemi ini ternyata juga punya khasiat 'usadha' yang terbukti membantu mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Oleh karena itu, untuk mempercepat arak Bali menuju arah industri, Gubernur Koster mengajak kalangan perguruan tinggi ikut terlibat mengembangkan produk lokal berbasis kerakyatan tersebut.

"Makin terangkat namanya tentu akan semakin banyak permintaannya. Sekarang 'kan prosesnya masih tradisional. Jika nanti bisa didukung dengan alat-alat hasil penelitian kalangan universitas tentu harapannya produksinya meningkat, dan waktu produksinya juga bisa lebih singkat. Semuanya saya arahkan untuk menggunakan sumber daya di Bali, hidupkan ekonomi kerakyatan," tutup Koster.

Baca juga:
Nama Gubernur Bali Dicatut untuk Penggalangan Dana Pengamanan Pilkada
Gubernur Koster Apresiasi Kain Grinsing Bali pada Uang Kertas Baru Rp75.000
New Normal di Bali Dimulai 9 Juli, 3 Klaster Sebaran Covid-19 Jadi Fokus Pengawasan
Gubernur Bali Sebut Seluruh Wilayah Denpasar Zona Merah Covid-19
Gubernur Bali: Kalau Terus-Terusan Rapid Test Sopir Logistik Gratis, Habis Dananya
3 Skema Tahapan Pembukaan Pariwisata di Pulau Dewata

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.