LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Lemhanas: Toleransi di Indonesia Alami Kemunduran

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo melihat tingkat toleransi di Indonesia terus mengalami penurunan sejak 2010. Ini terlihat dari tingginya tingkat intoleransi yang ditandai maraknya konflik sosial di masyarakat, masalah kerukunan sosial dan solidaritas sosial.

2019-04-23 15:12:04
Kerukunan umat beragama
Advertisement

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo melihat tingkat toleransi di Indonesia terus mengalami penurunan sejak 2010. Ini terlihat dari tingginya tingkat intoleransi yang ditandai maraknya konflik sosial di masyarakat, masalah kerukunan sosial dan solidaritas sosial.

"Berdasarkan indikator toleransi sesama anak bangsa, kualitas persatuan bangsa Indonesia paling tidak sejak mulai dibukanya keran demokrasi pada tahun 1998, mengalami kemunduran," tutur Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Kantor Lemhannas RI, Jakarta Pusat.

Agus melanjutkan, kondisi ini diperparah dengan situasi pasca pemilu di mana masyarakat terpolarisasi dengan tajam. Terlihat dari konflik antar kelompok di media sosial.

Advertisement

"Kedewasaan dalam berbangsa, kedewasaan dalam berdemokrasi, kedewasaan dalam menjadi bangsa yang beradab, termasuk kedewasaan dalam memaknai Sesanti Bhineka Tunggal Ika sedang diuji setelah baru saja melewati hari pencoblosan tanggal 17 April 2019," katanya.

Kepala Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dadan Umar Daihani menyampaikan, dari lima indikator ketahanan nasional, ideologi yang mencakup di dalamnya variabel toleransi, serta sosial budaya memperoleh rapor buruk.

"Dari sosial budaya dalam kondisi kurang tangguh, dari lima gatra memang ada dua yang kurang tangguh. Pertama ideologi dan yang kedua sosial budaya dan ini sebenarnya merupakan dasar konsensus berdirinya sebuah negara," tutur Dadan.

Advertisement

Indikator gatra ideologi dan sosial budaya hanya memperoleh kondisi kurang tangguh dari lima level kondisi sebagai berikut: rawan, kurang tangguh, cukup tangguh, tangguh, serta sangat tangguh.

Reporter: Yopi Makdori

Baca juga:
Lemhanas Sebut Indeks Ketahanan Nasional Indonesia Cukup Tangguh
Panglima TNI dan Menhan Hadiri Rapat Pleno Badan Pengkajian MPR
Jokowi sebut ada 3 peluang Indonesia bisa direbut negara lain
Gubernur Lemhannas: PKI pakai kekerasan untuk memaksakan ideologinya
Lemhannas buat pakta integritas zona bebas korupsi
Harapan rakyat tinggi, Gubernur harap Lemhannas mampu berkembang

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.