LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Emil Yakin Pemkab Sukabumi Mampu Tangani Bencana Longsor

"Rakyat bisa disentuh tingkat II atau provinsi, sama saja. Tidak harus selalu sedikit-sedikit gubernur. Buat apa ada bupati/wali kota dalam sistem pemerintahan," lanjut Emil.

2019-01-03 19:58:26
Longsor di Sukabumi
Advertisement

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menangani longsor yang terjadi di Cisolok secara mandiri. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan Pemprov Jabar akan turun tangan jika anggaran Pemkab Sukabumi sudah tak mampu menangani.

"Kalau (anggaran Kabupaten Sukabumi) tidak cukup, maka dana provinsi akan turun membantu," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (3/1/2019).

"Rakyat bisa disentuh tingkat II atau provinsi, sama saja. Tidak harus selalu sedikit-sedikit gubernur. Buat apa ada bupati/wali kota dalam sistem pemerintahan," lanjutnya.

Advertisement

Lebih lanjut, ia mengklaim kebutuhan para korban, seperti penyediaan lahan relokasi bagi warga terdampak sudah siap dan milik desa dekat lokasi. Sehingga proses pembenahannya dan pengurusannya lebih mudah. Dia pun memberi kebebasan kepada warga untuk direlokasi ke mana asalkan lebih aman dari potensi bencana.

"Nanti setelah tanggap darurat, kita bikin upaya agar merelokasi satu kampung itu ke tempat baru," ucapnya.

Lebih jauh, dalam unggahan di instagram pribadinya, Emil menulis bahwa akan mengurus dua anak bernama Farel dan Hengki di daerah bencana longsor yang orang tuanya meninggal dunia. Disinggung mengenai hal itu, saat ini dirinya masih menunggu izin dari kakek korban untuk menjadikan mereka sebagai anak asuh.

Advertisement

Jika nanti kakeknya tidak mengizinkan anak tersebut diasuh langsung, dia memastikan akan tetap berkontribusi untuk membantu dalam pendidikannya hingga besar.

"Saya urusin hidupnya nanti, saya asuh sampai dewasa. (Masih) ada kakeknya, saya tanya dulu kakeknya. Kalau sekolah saya kira pasti harus pindah. Karena sekolah yang baik banyak di tempat-tempat yang jauh dari situ. Sampai sekolah beres," pungkasnya.

Baca juga:
Engkos Kosasih Bertahan di Lokasi Longsor Sukabumi
Mengintip Aksi Cekatan 10 Prajurit TNI Racik Makanan di Dapur Umum Pengungsian
Insiden Tanah Longsor, Warga Kampung Cimapag Belum Paham Kawasan Rawan Bencana
Mensos Beri Santunan Rp 195 Juta untuk 13 Korban Tewas Longsor Sukabumi
Firasat Amsur Sebelum Anaknya Meninggal saat Longsor Desa Sirnaresmi
Hujan-hujanan, Mensos Tinjau Korban Longsor Sukabumi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.