LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Bali ingatkan pelaku pariwisata tak jual paket tur Gunung Agung

Gubernur Bali ingatkan pelaku pariwisata tak jual paket tur Gunung Agung. Menurutnya, wisata Bali mungkin berkurang turis yang datang. Namun harapannya tetap ada di Indonesia daerah wisata lainnya.

2017-10-03 23:32:00
Gunung Agung
Advertisement

Bagi sebagian turis asing memang momen terjadinya erupsi gunung api adalah hal yang sangat dinantikan. Tidak jarang turis datang khusus untuk menyaksikan fenomena gunung api meletus.

Namun terkait Gunung Agung saat ini, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika meminta kepada pelaku usaha tidak menjual paket wisata Gunung Agung. Hal tersebut diungkapkannya saat bertemu dengan pelaku usaha pariwisata di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (3/10).

"Kami minta pelaku pariwisata tidak menjual paket wisata Gunung Agung. Kalau Gunung Batur boleh saja," tegasnya.

Seperti diketahui, semenjak adanya status Gunung Agung menjadi awas dunia pariwisata di Bali sedikit menurun. Menurutnya, penurunan tersebut merupakan hal yang wajar.

"Dengan situasi saat ini. Penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali hal yang wajar. Dan mudah-mudahan tidak banyak-banyak amat," bebernya.

Menurutnya, wisata Bali mungkin berkurang turis yang datang. Namun harapannya tetap ada di Indonesia daerah wisata lainnya.

"Jadi kami kira tidak ada hal-hal yang patut untuk membuat dunia pariwisata itu terpuruk. Hanya mungkin turun sedikit ya wajarlah. Tapi dengan kita berikan penjelasan secara terus menerus dan bukti maka dunia akan segera paham," tukasnya.

Pastika menegaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk saat ini saat berkunjung ke Bali.

Sementara itu, Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali, I Ketut Ardana menyatakan, sejak status Gunung Agung menjadi awas ada pembatalan kedatangan wisatawan asing ke Bali.

Dia menjelaskan, data dari travel miliknya ada 1 grup sekitar 30 orang dari Thailand yang akan datang Oktober 2017 ini dibatalkan. Kemudian ada grup dari Eropa sekitar 16 orang yang datang November 2017 juga dibatalkan.

Lalu, lanjut Ardana, ada beberapa free individual traveler (FIT) juga membatalkan kunjungannya. "Memang ada tetapi masih tergolong kecil," ujarnya di Denpasar.

Ardana menyatakan, bahwa informasi tentang Gunung Agung banyak yang salah paham. Bahkan ada temannya di Tiongkok yang menyatakan Gunung Agung sudah meletus.

Ardana mengaku sempat dipanggil Konsulat Jenderal Tiongkok, untuk menanyakan keadaan dan kondisi Gunung Agung.

"Memang harus ada statement dari pemerintah yang nantinya akan kami pakai dasar untuk menginformasikan situasi Bali saat ini," pungkasnya.

Baca juga:
Pengungsi Gunung Agung nekat pulang ke rumah demi urus hewan ternak
Warga Karangasem laksanakan upacara memohon keselamatan
Status awas Gunung Agung diperkirakan pengaruhi kunjungan turis
Kepulan asap Gunung Agung terpantau sudah sejak bulan Juli
Gubernur Bali nyatakan keadaan darurat penanganan pengungsi Gunung Agung
Istri Gubernur Bali hibur & makan bersama anak-anak pengungsi Gunung Agung
Sekolah ini tetap beraktivitas meski di radius 8 km dari Gunung Agung

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.