LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Babel: Penyu Sisik dan Hijau Terancam Punah

"Spesies penyu di Bangka Belitung ini langka jadi harus dilindungi. Makanya, penyu dan telurnya dilarang untuk diperjualbelikan," ujarnya.

2021-01-23 02:03:00
Hewan langka
Advertisement

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyatakan keberadaan penyu sisik dan hijau di perairan Babel terancam punah karena maraknya pencurian telur penyu untuk diperjualbelikan di pasar.

"Kami segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terhadap maraknya penjualan telur penyu di pasar ini," kata Erzaldi Rosman Djohan saat berkunjung di Penangkaran Penyu Desa Guntung dilansir Antara, Jumat (22/1).

Ia menjelaskan bahwa penyu sisik dan hijau ini merupakan salah satu spesies laut khas Bangka Belitung yang kini dilindungi pemerintah karena terancam punah akibat maraknya perburuan dan pencurian telur penyu tersebut.

Advertisement

"Spesies penyu di Bangka Belitung ini langka jadi harus dilindungi. Makanya, penyu dan telurnya dilarang untuk diperjualbelikan," ujarnya.

Dalam melestarikan keberadaan penyu terancam punah ini, pihaknya akan lebih mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak lagi memburu dan mengambil telur-telur penyu ini.

Selain itu, Pemprov Kepulauan Babel bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota akan lebih mengoptimalkan kawasan penangkaran penyu terancam punah ini.

Advertisement

"Kami meminta masyarakat untuk tidak lagi mengambil dan menjual telur penyu karena ini dilarang oleh Pemerintah," katanya.

Teknisi Penangkaran Penyu Desa Guntung Dika mengatakan bahwa kunjungan Gubernur kali ini untuk melihat sejumlah fasilitas penangkaran, antara lain sarang telur, kolam penangkaran, dan tempat pemeliharaan penyu.

"Setelah telur penyu menetas, dibesarkan hingga menjadi tukik berusia 3 bulan, kemudian petugas akan melepas tukik ke laut, hal ini dilakukan sesuai dengan aturan World Wide Fund for Nature (WWF) dan ini demi menjaga kelestarian penyu yang terancam punah di perairan ini," katanya.

Baca juga:
Melihat Anak Badak Putih yang Lahir di Taman Safari Indonesia
Mengunjungi Barumun Nagari Wildlife Sanctuary, Rumah Bagi Gajah Sumatra yang Terluka
Bareskrim Ungkap Penangkaran Ratusan Burung Dilindungi di Sukabumi
Dua Gorila di Kebun Binatang AS Terjangkit Covid-19
Kabar Bahagia, Koleksi Badak Putih di Taman Safari Bogor Bertambah

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.