LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Generasi Millenial Diminta Berperan Aktif di Pemilu

Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa jumlah pemilih milenial mencapai 80 juta jiwa dari 193 juta pemilih atau berkisar 40 persen yang tentu sangat berpengaruh.

2019-03-20 11:56:16
Pemilu
Advertisement

Posisi generasi millenial pada pemilu 2019 sangat diperhitungkan oleh peserta pemilu. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa jumlah pemilih millenial mencapai 80 juta jiwa dari 193 juta pemilih atau berkisar 40 persen yang tentu sangat berpengaruh.

Berbagai upaya dilakukan untuk meraih simpati dan suara kaum millenial ini. Perlu strategi dan pendekatan yang sesuai dengan beberapa karakter millenial seperti kaya referensi, kolaboratif dan menggandrungi gadget.

Menyikapi hal tersebut, Wasekjen PAN Irvan Herman berkolaborasi dengan rekan sesama di DPP Partai Amanat Nasional, Faldo Maldini. Mereka membuat acara bersama millenial kota Pekanbaru bertajuk Manifesto Millenial pada Selasa (18/3) malam.

Advertisement

Irvan yang juga caleg dari Dapil Riau 1 ini mengajak generasi millenial Riau untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Dia meminta generasi millenial jangan abai dan membiarkan masyarakat Riau diwakili oleh orang yang tidak kompeten, tidak mudah untuk berkomunikasi dan tidak memahami karakter millenial.

Irvan juga nantinya akan melibatkan millenial dalam membangun sistem komunikasi berbasis IT antara anggota dewan dengan masyarakat yang diwakilinya. Sementara Faldo Maldini, memberikan gambaran betapa berperannya millenial dalam menentukan arah kebijakan pemerintah melalui partai politik dan parlemen.

Atta, warga Pekanbaru yang hadir dalam acara itu mengapresiasi upaya interaksi yang dilakukan dengan dialog-dialog yang cair, tidak sekedar orasi atau paparan semata.

Advertisement

"Dengan acara seperti ini, kami jadi tahu siapa caleg kami, berapa nomor teleponnya, apa akun medsosnya sehingga nantinya kami bisa berkomunikasi menyampaikan aspirasi dengan mudah, tidak seperti yang lalu, jangankan menelepon atau berjumpa, nama anggota dewan yang mewakili kami pun tak tahu," kata Atta.

Dihubungi terpisah, Ahli Kepartaian dan Pemilu LIPI yang juga Komisioner KPU 2007-2012, Sri Nuryanti menyatakan generasi millenial harus memahami bahwa Pemilu di Indonesia itu sebagai hak dan sifatnya sukarela, namun menentukan masa depan Indonesia.

"Upaya-upaya guna meningkatkan partisipasi millenial pada Pemilu 2019 nanti layak diapresiasi," kata Sri.

Baca juga:
Rapat Bahas Pengamanan Pemilu, Wiranto Minta Aparat Ajak Masyarakat Tak Golput
Ketua dan Anggota KPU Nobar Film 'Suara April'
Jelang Pencoblosan, Banyak Caleg Ziarah ke Makam Keramat di Palembang
KPU Sebut Satu Hacker Penyerang Situs Pemilu Diamankan
Diskusi 'Pelanggaran Hukum dalam Pemilu 2019 dan Potensi Ancaman Demokrasi'
KPU Akan Gelar Nobar Film Suara April di Bioskop Hingga Layar Tancap
Aksi TNI-Pori dalam Simulasi Pengamanan Pemilu di KPU

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.