Gelar rapat pimpinan, Emil janji fokus tangani pelayanan publik & pembangunan tol
"Semua kebaikan akan difollow up. Ujungnya kan bukan untuk kami, tapi untuk rakyat. Jadi, selama itu penting, kami dukung kita dorong. Contohnya, standarisasi pelayanan publik seperti kesehatan harus baik, termasuk kinerja ASN objektif terukur dan produktif, ucapnya.
Gubernur Jawa Barat Terpilih, Ridwan Kamil mengikuti rapat pimpinan (rapim) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (20/8/2018). Rapat tersebut membahas sinkronisasi dan optimalisasi program pemerintah pasca pengalihan tampuk kepemimpinan dari Ahmad Heryawan.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochammad Iriawan, mengaku sudah menyampaikan semua data yang dibutuhkan kepada Ridwan Kamil, seperti kependudukan hingga pembangunan infrastruktur.
"Program yang nanti sama pak gubernur baru sudah sinkron dan tinggal running (kerja), setelah dilantik beliau tinggal jalan, ga usah meraba-raba lagi, ga usah mengumpulkan data," katanya saat ditemui usai rapat.
Di tempat yang sama, Ridwan Kamil mengatakan bahwa ruang sinkronisasi bersama kepala daerah baru sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.
"Alhmdulillah kehadiran saya diterima dengan tangan terbuka luar biasa. OPD juga hampir semuanya hadir. Tadi juga saya kenalkan tim yang dibentuk bersama Pak Uu," katanya.
Pria yang akrab disapa Emil mengungkapkan akan merumuskan setiap pembahasan, termasuk usulan dalam rapat. Seperti, membuat tol dalam kota dan upaya peningkatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat di berbagai bidang.
"Semua kebaikan akan difollow up. Ujungnya kan bukan untuk kami, tapi untuk rakyat. Jadi, selama itu penting, kami dukung kita dorong. Contohnya, standarisasi pelayanan publik seperti kesehatan harus baik, termasuk kinerja ASN objektif terukur dan produktif, ucapnya.
Meski begitu, Emil belum bisa menjawab terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Alasannya, re cana tersebut akan efektif pada tahun 2020.
"Sekarang ini tugasnya agar komunikasi (dengan OPD) berjalan lancar, sehingga anggaran 2019 bisa didesain untuk. kesejahteraan rakyat," terangnya.
"RPJMD masih lama, tenang aja. kan harus disahkan oleh dprd, efektifnya tahun 2020," pungkasnya.
Baca juga:
Bertemu menteri muda Inggris, Ridwan Kamil bahas kerja sama bidang transportasi
Tolak ajakan Ridwan Kamil, TB Hasanuddin akan bantu lewat kritik
Emil akui lobi Pemprov Jabar ke pemerintah pusat lemah
Umumkan tim sinkronisasi, Emil gandeng kalangan militer, doktor & profesor
Ikut paripurna, Emil minta DPRD Jabar tunda pengesahan anggaran
Emil ajak eks rival di Pilgub Jabar masuk majelis pertimbangan gubernur
Bentuk Tim Sinkronisasi, Ridwan Kamil gandeng mantan pimpinan KPK