Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat dan Pegawai Perum Perindo
"Terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak Direksi BUMN di bidang perikanan," kata Laode Syarif.
Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini tim penindakan menyasar DKI Jakarta dalam operasi senyap yang dilakukan.
"Kami konfirmasi, hari ini ada tim yang bertugas di Jakarta," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).
Laode Syarif mengatakan, penindakan yang dilakukan tim berdasarkan informasi akan terjadinya tindak pidana suap antara pihak swasta dengan direksi BUMN di bidang perikanan.
"Terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak Direksi BUMN di bidang perikanan," kata Laode Syarif.
Dalam operasi senyap kali ini, tim mengamankan total 9 orang di Jakarta dan Bogor. Tiga orang diantaranya adalah jajaran Direksi dan sisanya pegawai Perum Perindo serta pihak swasta importir.
Sesuai dengan KUHP, KPK memiliki waktu 1×24 untuk menentukan status hukum mereka yang diamankan.
Reporter: Fachrur Rozie
Baca juga:
Ini Kesulitan KPK Berantas Korupsi Usai UU Direvisi Versi Pimpinan Baru
Tak Terkesan dengan OTT, Alexander Marwata Ingin Pencegahan Korupsi Diperkuat
Laode: Dari Semua Kasus KPK, Kontribusi OTT Paling 10%, 90% Kita Kembangkan Kasus
Capim Nawawi Soal OTT KPK: Ini Tertangkap Tangan atau Jebakan?
Meski Tersangkut OTT KPK, 16 Proyek di Muara Enim Tetap Dilanjutkan