Gelapkan ratusan juta gaji PNS, bendahara kecamatan Medan Area dibui
Gelapkan ratusan juta gaji PNS, bendahara kecamatan Medan Area dibui. Kasus ini terungkap setelah salah seorang PNS curiga dengan pemotongan gajinya. Dia pun mengadu pada camat.
Bendahara Kecamatan Medan Area, Medan, Andika (51), dijebloskan ke penjara. Dia ditangkap polisi karena menggelapkan sebagian gaji puluhan pegawai negeri sipil (PNS).
Berdasarkan informasi dihimpun, Kamis (16/3), modus yang digunakan Andika adalah memotong gaji para PNS di jajaran Kecamatan Medan Area. Warga Jalan Karya Darma, Pangkalan Masyhur, Medan Johor, itu pun memalsukan tanda tangan camat. Total uang yang digelapkannya pun mencapai ratusan juta rupiah.
Andika mengaku sudah beberapa bulan melakukan aksinya. "Uang itu saya ambil dari gaji para PNS kecamatan. Uang gaji saya ambil dari bank, saya potong, lalu saya kirim ke PNS di kecamatan. Ada ratusan PNS, namun data yang saya manipulasi hanya 85 orang," kata Andika, Kamis (16/3).
Kasus ini terungkap setelah salah seorang PNS curiga dengan pemotongan gajinya. Dia pun mengadu pada camat.
Para PNS yang menjadi korban sempat memintai pertanggungjawaban Andika di Aula Kantor Camat Medan Area. Namun tidak membuahkan hasil.
Mereka kemudian mendatangi dan mengamankan Andika di rumahnya Selasa (14/3) pukul 21.00 WIB. Dia kemudian diserahkan ke Polsek Medan Area.
Berdasarkan keterangan tersangka, nilai uang yang dipotong dari gaji para PNS itu bervariasi. "Antara Rp 200 ribu sampai Rp 4 juta per PNS. Modusnya memalsukan data dan tanda tangan camat dalam pengambilan dana ke bank," ujar Kapolsek Medan Area, Kompol M Arifin.
Dia memaparkan, sekurangnya tersapar 85 PNS yang menjadi korban tersangka, termasuk camat dan para lurah. "Kerugian mencapai Rp 287 juta. Uang itu digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi," sebut Arifin.
Polisi masih mengembangkan kasus penggelapan ini. Mereka mendalami dugaan tersangka juga menggelapkan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca juga:
Sandiaga Uno dilaporkan ke Polda Metro terkait kasus penggelapan
Modus sewa, IRT di Palembang gadaikan 17 mobil rental dibekuk polisi
Uang iuran BPJS karyawan dealer diembat, perusahaan rugi Rp 186 juta
Terlilit utang ratusan juta, ibu 6 anak ini nekat gelapkan 8 mobil
Polisi Thailand geledah kuil Buddha terkait penggelapan uang
Keranjingan Bigo Live, pemuda gelapkan dana perusahaan Rp 150 juta
Pelapor minta polisi proses dugaan penggelapan uang oleh pengacara