LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Garda Terdepan saat New Normal: Masyarakat

Selanjutnya risiko penyebaran kasus imported bisa terkendalikan. Serta kata dia masyarakat sepenuhnya diedukasi, serta ikut berperan dan diperdayakan dalam transmisi.

2020-06-12 18:24:01
The New Normal
Advertisement

Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan menjelaskan di era new normal saat ini bukan dokter yang jadi garda terdepan. Melainkan, kata dia, masyarakat yang kini harus bersungguh-sungguh agar tidak terjadi gelombang kedua.

"Bahwa kami ini adalah sebetulnya bukan garda terdepan,gardan terdepan sesungguhnya masyarakat, kedisiplinan masyarakat sehingga tidak terjadi gelombang kedua, kalau petugas masyarakat benteng terakhir, Kalau untuk new normal atau kebiasaan baru," kata Erlina dalam diskusi siaran telekonference dengan tema : diskusi Kesiapan Normal Baru: Distorsi Informasi Saat Normalisasi, Jumat (12/6).

Erlina mengatakan menurut world healt organization (WHO) negara yang bisa menerapkan new normal atau ketatanan normal baru yaitu memiliki beberapa kriteria. Pertama kata dia, terbukti bahwa transmisi Covid-19 telah terkontrol, kapasitas sistem kesehatan mampu untuk mendeteksi, menguji, mengisolasi dan menangani setiap kasus, serta menelusuri kontak.

Advertisement

"Mengurangi risiko wabah pada tempat berisiko tinggi seperti fasilitas kesehatan, rumah lansia, dan pemukiman padat penduduk, serta upaya pencegahan di tempat kerja, sekolah," lanjut Erlina.

Selanjutnya risiko penyebaran kasus imported bisa terkendalikan. Serta kata dia masyarakat sepenuhnya diedukasi, serta ikut berperan dan diperdayakan dalam transmisi.

"Masyarakat kunci utama, tapi pemerintah harus berikan fasilitas dan mengawal bahwa itu harus terjadi," jelas Erlina.

Advertisement

Baca juga:
Peningkatan Kasus Covid-19 di Sumut Mengkhawatirkan, Kalah dari Jatim dan DKI
Komisi I DPR Dorong Kemlu Lebih Aktif Kerja Sama Internasional Perangi Covid-19
6 Provinsi Laporkan Nihil Kasus Baru Covid-19 per 12 Juni
dr Reisa: Jaga Jarak 1,5 Meter Mampu Tekan Penularan Covid-19 Lebih dari 50 Persen
Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.111, Jatim Penyumbang Terbanyak
Jubir Presiden: Ada 845 Isu Hoaks Covid-19 Beredar di Media Massa

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.