LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gara-gara berebut HP, Jusak akhirnya habisi nyawa istri

Diduga kuat Jusak cemburu sehingga nekat membunuh istrinya.

2016-05-11 13:31:05
Pembunuhan
Advertisement

Pembunuhan yang dilakukan JAT alias Jusak (34) terhadap istrinya Inggrid Tidayo (32) pada Minggu (8/5) masih menjadi misteri. Sebab, hingga saat ini polisi masih memburu tersangka serta mengungkap motif pembunuhan tersebut.

"Kami sudah lacak jaringannya, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi tersangka bisa diamankan," kata Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mudjiharso, di Timika, Rabu (11/5) dikutip dari Antara.

Dia meminta JAT segera menyerahkan diri ke polisi. "Sebaiknya yang bersangkutan datang menyerahkan diri ke polisi. Itu jauh lebih baik," ujarnya.

Dari pengakuan seorang saksi yang sudah diperiksa, Modesta (56) diduga kuat tersangka merasa cemburu kepada istrinya sehingga nekat menghabisi nyawa istrinya itu.

"Korban minta saya datang ke rumah mereka untuk menggantikan baju anaknya yang sakit karena mau diantar ke dokter. Saat saya sedang mengganti baju anaknya yang berusia tiga tahun itu, suami korban masuk kamar dan terlibat cekcok mulut dengan korban. Suaminya minta HP, tapi korban tidak mau menyerahkan," ujar Modesta yang juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah keluarga JAT tersebut.

Setelah itu, tersangka JAT menyuruh Modesta keluar dari kamar dan langsung membawa anak korban ke rumahnya. Sedangkan tersangka JAT dan istrinya terus terlibat pertengkaran hebat.

Tak lama berselang, Modesta mendengar teriakan korban meminta pertolongan. Namun permintaan tersebut tidak ditanggapi Modesta lantaran takut. Tersangka JAT kemudian pergi meninggalkan rumahnya dengan membawa sepeda motor.

Modesta kemudian pergi ke rumah korban dan memanggil-manggil nama korban, tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah yang sudah terkunci rapat dari luar oleh tersangka JAT.

"Kami tidak bisa masuk rumah karena semua pintu sudah terkunci dari luar. Lalu kami memberitahukan ayah korban. Ayah korban kemudian datang lalu merusak kaca jendela untuk bisa masuk ke dalam rumah. Setelah masuk ke dalam rumah, ayah korban menemukan anaknya bersimbah darah dan sudah meninggal dunia," tutup Modesta.

Baca juga:
Polisi kantongi identitas pemerkosa dan pembunuh siswi SD di Lampung
Jasad balita korban pencabulan dibuang pelaku di belakang rumah
Budiansyah nekat mencabuli balita karena tertarik wajah imut korban
Identitas mayat pria terikat di tiang saluran irigasi adalah Komeng
Bunuh warga, Herman tewas diamuk bahkan sempat akan dibakar
Kerap disebut 'cabe-cabean', pelajar SMK di Tangerang bunuh siswi SD
Pemerkosa dan pembunuhan balita di Bogor dibekuk

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.