Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bunuh warga, Herman tewas diamuk bahkan sempat akan dibakar

Bunuh warga, Herman tewas diamuk bahkan sempat akan dibakar Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaku pembunuhan sadis di Desa Pamesi Duri Kecamatan Mandau tewas akibat amuk massa. Pelaku sempat melarikan diri usai melakukan tindak penganiayaan yang mengakibatkan satu warga tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

"Pelaku pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat tersebut telah tewas karena terlebih dulu berhasil ditangkap oleh massa di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kota Dumai," kata Kapolsek Kecamatan Mandau, Kompol Taufik Hidayat, di Bengkalis, Selasa (10/5). Demikian dikutip Antara.

Pelaku bernama Herman Pasaribu (39), merupakan warga Dusun Muda Rt 03 Rw 04 Desa Pamesi Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Taufik mengatakan, pada hari Senin (9/5) sekitar pukul 19.30 WIB, piket unit reskrim mendapat informasi perihal tertangkapnya pelaku tersebut.

"Namun, sesampainya di tempat penangkapan, ternyata pelaku sudah dinaikkan oleh massa yang berjumlah ratusan ke atas mobil bak terbuka yang rencananya akan dibawa ke lokasi pembunuhan dan penganiayaan dengan tujuan untuk dibakar, dan saat itu kondisi pelaku sudah dalam keadaan tidak berdaya," ujarnya.

Dia menuturkan, saat itu di lokasi sudah ada Kapolsek Bukit Kapur, Dumai dan anggotanya untuk menenangkan warga namun massa terlalu banyak. Selanjutnya, anggota Opsnal Polsek Mandau langsung berkoordinasi dengan kapolsek setempat agar pelaku diserahkan kepada anggota opsnal Polsek Mandau, untuk dibawa ke Duri.

"Setelah itu, anggota opsnal membawa pelaku yang sudah dalam keadaan luka parah tersebut langsung ke RSUD Duri, dan sesampainya di RSUD Duri diterangkan oleh petugas medis bahwa pelaku telah meninggal dunia," kata Taufik.

Untuk sementara jenazah pelaku dititip di RSUD Duri menunggu keluarganya.

Informasi dihimpun, belum diketahui motif pelaku tega menghabiskan satu korban dan menyebabkan satunya lagi dalam keadaan kritis. Dua korban tersebut adalah Mawan boru Hutapea (50) yang merupakan ibu rumah tangga yang meninggal dunia dilokasi kejadian, dan Etta Mindo Sulastri (20) yang saat ini kritis.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP