Ganjar Sebut Wacana Pemekaran Wilayah Soloraya Tidak Relevan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai wacana pemekaran wilayah Soloraya yang diusulkan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono tidak relevan, lantaran belum ada kebutuhan yang mendesak bagi Soloraya untuk memisahkan diri dari Jateng.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai wacana pemekaran wilayah Soloraya yang diusulkan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono tidak relevan, lantaran belum ada kebutuhan yang mendesak bagi Soloraya untuk memisahkan diri dari Jateng.
"Saya dengar isu pemekaran wilayah urgensinya apa, belum lagi kemudian dimunculkan targetnya apa," kata Ganjar Pranowo, Semarang, Selasa (8/10).
Dia menyebut pemekaran wilayah perlu dikaji dari segala aspek, termasuk terkait masalah yang akan dihadapi seperti persoalan pelayanan masyarakat.
"Jadi semua harus diperhitungkan dulu. Apakah nantinya kalau pemekaran bisa mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi lebih baik bagi masyarakat sekitar atau tidak," ujarnya.
Nantinya apabila persoalan di setiap daerah tersebut tidak dapat dipecahkan oleh pemerintah baik tingkat provinsi hingga kelurahan, menurutnya masih bisa dilakukan dengan sejumlah inovasi lainnya.
"Jadi jangan sampai memberikan rekomendasi namun kurang obyektif. Harus didasari argumen yang kuat. Inovasi dilakukan pemerintah yang sekarang bikin sulit itu apa, semua harus dipikirkan bareng-bareng," jelasnya.
Baca juga:
Jokowi Beri Lampu Hijau Pemekaran Papua, Wiranto Sebut 'UU Sudah Mengisyaratkan'
Jokowi Setujui Usulan Pemekaran Wilayah di Papua dan Papua Barat
Pemkab Bogor Bakal Siapkan Rp40 Miliar untuk Pemekaran Bogor Barat
Jokowi Janji Pemekaran Daerah di Papua, Mendagri Cari Dasar Hukumnya
JK Tidak Izinkan Ada Pemekaran Daerah: Pemborosan Biaya
Datang ke Istana, Tokoh Papua Minta Pemekaran Diprioritaskan