LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganjar duga KPK kurang bukti buat masukan namanya di dakwaan Setnov

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak tahu menahu soal namanya tak masuk dalam dakwaan Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP. Ganjar menduga KPK ada kekurangan bukti untuk memasukan namanya ke dalam dakwaan Setya Novanto.

2017-12-16 15:35:00
Ganjar Pranowo
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak tahu menahu soal namanya tak masuk dalam dakwaan Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP. Ganjar menduga KPK ada kekurangan bukti untuk memasukan namanya ke dalam dakwaan Setya Novanto.

"Mungkin soal pembuktian dan alat bukti (yang kurang). Bahkan yang memberikan uang ke saya dalam pledoinya juga mengaku tidak memberikan," kata Ganjar di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/12).

Kendati demikian, Ganjar menegaskan akan tetap kooperatif jika keterangannya masih diperlukan oleh KPK. Sebab dia adalah salah satu pimpinan Komisi II DPR saat proyek e-KTP berjalan.

"Kapan saja siap. Wong saya waktu itu pimpinan komisi harus bertanggungjawab dong. Kita siap-siap saja. Sangat transparan soal itu," ujarnya.

Dia mengaku segala keterangan yang diberikan akan disampaikan secara transparan. Bahkan dia mengaku berani bertaruh atas itu.

"Saya akan datang terus dan akan jelaskan satu persatu dan ini soal integritas. Kalau soal integritas saya berani bertaruh soal itu," katanya.

Untuk diketahui, tiga nama politisi PDIP tak masuk dalam dakwaan Setya Novanto yakni Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Padahal dalam dakwaan Irman dan Sugiharto nama ketiganya disebut menerima pembagian uang fee proyek e-KTP.

Yasonna dan Ganjar saat proyek e-KTP berjalan duduk di Komisi II DPR. Sedangkan Olly merupakan pimpinan Badan Anggaran DPR.

Baca juga:
'Bola panas' kasus korupsi e-KTP di tangan Setya Novanto
'KPK jangan hanya garang sama Setya Novanto'
Kasus korupsi e-KTP dituding skenario jatuhkan 'orang besar' demi 2019
ICW harap Setya Novanto dapat hidayah ungkap pihak yang terlibat korupsi e-KTP
Golkar tuding ada intervensi penguasa dalam kasus e-KTP
Setnov jangan bungkam, ungkap semua pelaku korupsi e-KTP di pengadilan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.