LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gali Lubang Tutup Lubang, Pasutri Bos WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin Cuan Rp2,6 Miliar

Salah satu dari pasutri tersebut ternyata bukan orang baru dalam dunia kejahatan penipuan modal seperti ini.

Senin, 01 Jun 2026 17:01:01
penipuan wo marwah
Gali Lubang Tutup Lubang, Pasutri Bos WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin Cuan Rp2,6 Miliar (merdeka.com)
Advertisement

Polisi telah menangkap pasangan suami istri (pasutri) pemilik Wedding Organizer (WO) Marwah. RM dan ER ditangkap di tempat pelarian mereka setelah membawa kabur uang miliaran rupiah milik puluhan calon pengantin yang menjadi korban penipuan.

"Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa benar terhadap dua tersangka kasus penipuan Wedding Organizer Marwah sudah kami lakukan penangkapan pada hari Jumat, tanggal 29 Mei 2026 di sebuah kontrakan yang berada di Cililin, Bandung Barat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/6).

Sebelum ditangkap di Bandung Barat, pasutri yang mengendalikan penuh WO Marwah tersebut diketahui sempat mencoba kabur untuk menghindari kejaran polisi dan amukan para korban yang gagal menikah.

"Kami belum dapat informasi itu. Tetapi memang setelah ramai pemberitaan kemarin di media sosial, kedua tersangka ini memang berusaha untuk melarikan diri ke suatu tempat dan bersembunyi," jelasnya.

Advertisement

"Makanya kita melakukan pencarian dan Alhamdulillah kami bisa mengidentifikasi keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan di Cililin itu tadi," sambungnya.

Salah Satu Terduga Pelaku Residivis

Advertisement

Dari hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, salah satu dari pasutri tersebut ternyata bukan orang baru dalam dunia kejahatan penipuan modal seperti ini.

"Jadi dari hasil pemeriksaan kami, bahwa diketahui terhadap tersangka atas nama ER itu adalah residivis terhadap tindak pidana yang serupa di wilayah Jawa Barat," ungkapnya.

Terkait cara kerja atau modus operandi, WO Marwah menjaring para korban melalui platform digital. Mereka memikat calon pengantin dengan iming-iming harga murah dan bonus yang menggiurkan.

"Pada awalnya, para korban ini mendapatkan iklan service pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Selanjutnya, karena di situ ada iklan-iklan, para korban ini tertarik, berlanjut dengan eh komunikasi melalui WhatsApp ke adminnya langsung," paparnya.

"Nah, dan pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban," tambahnya.

Mengenai aliran dana, polisi mengungkap bahwa uang yang disetorkan oleh para korban baru tidak digunakan untuk acara mereka, melainkan dipakai untuk menutupi utang dari acara klien-klien terdahulu.

"Motif, kalau dari hasil pemeriksaan kami diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya," ungkapnya.

"Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung ya gali lubang tutup lubang," sambungnya

Hingga saat ini, jumlah korban yang melapor ke pihak kepolisian terus bertambah, dengan total kerugian yang mencapai angka fantastis untuk skala bisnis Wedding Organizer.

"Dari hasil pendataan kami saat ini bahwa kami mengetahui terdapat 58 klien dari Marwah Wedding ini dengan total kerugian sementara itu sekitar Rp2,6 miliar. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti ada penambahan," tuturnya.

"Iya, yang menjadi kliennya Wedding Organizer Marwah itu ada 58 orang," tambahnya.

Korban Lapor di Polres Lain

Ternyata, dalam kasus ini beberapa korban diketahui melayangkan laporan di luar wilayah hukum Jakarta Timur, salah satunya di Polres Bekasi.

"Mungkin nanti kalau terkait ada korban yang melapor dari Bekasi, nanti mungkin penyidik dari Bekasi akan berkoordinasi dengan kami eh terkait dengan penanganan di sini. Kalau memang nanti dari penyidik di Bekasi ingin melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang sudah kita amankan, maka kami persilakan," ucapnya.

Modus Pelaku

Maraknya penipuan berkedok jasa pernikahan membuat Polres Metro Jakarta Timur mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas agar lebih selektif dan rasional saat memilih vendor pernikahan.

"Dalam kesempatan ini kami dari Satreskrim Polres Jakarta Timur mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih Wedding Organizer. Coba diperhatikan apakah WO ini benar terverifikasi, memiliki track record yang baik, dan juga paket harga yang ditawarkan itu kira-kira normal atau tidak," tegasnya.

"Kalau terlalu murah, ya kita harus jangan terlalu cepat percaya karena kemungkinan ini adalah bentuk penipuan," kata sambutannya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pasangan suami istri bos WO Marwah ini kini harus mendekam di ruang tahanan Mapolres Metro Jakarta Timur.

Advertisement

"Terhadap kedua orang ini kami sangkakan pasal eh 486 dan 492 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," pungkasnya.

Berita Terbaru
  • Gali Lubang Tutup Lubang, Pasutri Bos WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin Cuan Rp2,6 Miliar
  • Prabowo-Megawati Tampil Akrab di Upacara Pancasila, Hasto Sebut Bawa Energi Positif
  • Cara BRI Jaga Stabilitas Ekonomi, dari Salur KUR ke Berbagai Sektor hingga Hadirkan Promo untuk Nasabah
  • Cerita Piala Dunia 2026: Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol yang Tetap Ramah dan Rendah Hati
  • Sosok Ryamizard Ryacudu di Mata Mantan Ketua MK: Hati-Hati dalam Ambil Keputusan
  • bandung
  • berita update
  • penipuan wo marwah
  • polda metro jaya
  • residivis
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
N
Reporter Nur Habibie
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.