LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Galaknya Antasari Azhar sampai minta SBY tak buat gaduh negeri

"Saya mengharapkan beliau mantan presiden, kalau tidak mau disebut mantan presiden, oke lah presiden ke-enam lah, kalau komentar atau cuit di twitter harus menyejukan, buat yang saat ini tenang bekerja. Kan bahaya sekali kalau masyarakat yang awan mengira penguasa sekarang hoax," terangnya.

2017-01-25 07:01:00
Twitter SBY
Advertisement

Kicauan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal juru fitnah dan penyebar hoax tengah berkuasa di akun twitternya @SBYudhoyono, terus menuai komentar dari sejumlah pihak. Ada yang mengomentarinya dengan biasa, ada pula yang bernada galak.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar adalah salah satu yang galak mengomentari kicauan SBY itu. Antasari bahkan meminta SBY tidak membuat gaduh dengan membuat pernyataan di media sosial seolah Presiden Jokowi adalah penguasa hoax.

"Berbicara kebebasan ada undang-undang. Itu sah, masalahnya adalah konten bicara kita. Jangan membuat statemen gaduh, jangan membuat ricuh. Seperti membuat cuitan, yang seakan terkesan penguasa saat ini hoax, saya bukan bela Jokowi, tapi kan negarawan kan tidak begitu. Harusnya beliau menyampaikan, siapapun bebas memberikan komentar, tetapi harus sesuai etika," kata mantan jaksa ini, Selasa (24/01).

Antasari berharap kegaduhan ini tidak terus dilakukan oleh SBY. Dia meminta SBY jika berkicau di media sosial menyejukkan.

"Saya mengharapkan beliau mantan presiden, kalau tidak mau disebut mantan presiden, oke lah presiden ke-enam lah, kalau komentar atau cuit di twitter harus menyejukan, buat yang saat ini tenang bekerja. Kan bahaya sekali kalau masyarakat yang awan mengira penguasa sekarang hoax," terangnya.

Dia lantas menceritakan bagaimana dirinya di dalam penjara selama delapan tahun. "Saya pernah di dalam (penjara) delapan tahun, apa saya pernah teriak-teriak?" ujarnya.

Tak cuma kala itu saja Antasari mengomentari kicauan SBY. Sehari sebelumnya, saat menghadiri acara ulang tahun Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Antasari juga sudah angkat bicara soal kicauan SBY tersebut.

"Ada hal yang begitu penting daripada ngeluh-ngeluh begitu," kata Antasari usai menghadiri pagelaran Teater Kebangsaan 'TRIPIKALA' tertawa bersama Megawati Soekarnoputri di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (23/1).

Antasari menyarankan agar SBY mengungkap kasus pembunuhan bos PT Rajawali, Nasrudin Zulkarnaen, yang menyeretnya ketimbang menghabiskan waktu untuk menyampaikan kegundahan di media sosial.

"Saya justru minta bantu SBY, kalau beliau ingin ciut-cuitan, bantu ungkap kasus saya. SBY bongkar kasus saya. Siapa pelaku sesungguhnya," ujar dia.

"Daripada beliau cuit-cuit enggak karuan mending bantu saya. Bikin cuit-cuit di twitter, kapan negara ini kacau. Orang enggak kacau," katanya.

Baca juga:
Antasari Azhar minta SBY ungkap kasusnya daripada cuit di twitter
Sindiran Antasari lihat SBY eksis ngetwit daripada bongkar kasus
Antasari harap SBY tak buat gaduh
PDIP dukung Antasari minta SBY ungkap kasus ketimbang nge-tweet
Barisan pendukung cuitan SBY 'juru fitnah berkuasa'

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.