LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gaduh dibacok gara-gara kencing sembarangan dekat pos ronda

Is kembali menghampiri karena ketiganya tetap kencing sembarangan di tembok dekat pos ronda. Saat ditegur, ketiganya minta maaf dan berjanji tak mengulang. Tapi karena sudah kesal, Is mengeluarkan senjata tajam.

2017-12-14 19:04:43
penganiayaan
Advertisement

Gara-gara kencing sembarangan di dekat Pos Ronda RT 14 RW 04, Sidomulyo, Bener, Tegalrejo, Gaduh Ardiyanto (29), warga Gamping, Sleman menjadi korban pembacokan pada Jumat (8/12). Gaduh dibacok di kepala bagian belakang.

Kanit Reskrim Polsek Tegalrejo, Iptu Suwanto menerangkan peristiwa pembacokan berawal saat Gaduh bersama dua orang rekannya yaitu Andi dan Canggih tengah menunggu temannya. Ketiga orang itu, menunggu di pos ronda.

Saat menunggu, Andi kemudian kencing di dekat tembok pos ronda. Kebetulan saat itu ada seorang warga yang belakangan berinisial Is lewat dan menegur Andi agar tidak kencing sembarangan.

Advertisement

"Is waktu itu lewat dengan mengendarai motor. Saat melihat Andi kencing sembarangan, Is pun berhenti dan menegur agar jangan kencing di situ karena itu bukan WC. Kemudian Is pun pergi," ujar Suwanto, Kamis (14/12).

Tak lama kemudian, Is kembali menghampiri karena ketiganya tetap kencing sembarangan di tembok dekat pos ronda. Saat ditegur, ketiganya minta maaf dan berjanji tak mengulang.

"Tapi karena Is sudah kesal, dia keluarkan sajam (senjata tajam) dan membacok Gaduh serta mengejar dua orang lainnya," jelas Suwanto.

Advertisement

Gaduh langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Akibat bacokan itu, Gaduh mendapatkan 8 jahitan di kepala bagian belakang. Gaduh pun kemudian melaporkan kasus ini ke Mapolsek Tegalrejo.

"Antara pelaku Is dan korban tidak saling kenal dan tidak ada masalah sebelumnya. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Yang jelas kasus ini tidak ada kaitannya dengan aksi klitih. Masalah bacoknya karena ada yang kencing sembarangan dan sudah diingatkan tapi tetap kencing sembarangan," tutup Suwanto.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.