Frustasi 2 anaknya idap gangguan jiwa, ibu nekat gantung diri
Frustasi 2 anaknya idap gangguan jiwa, ibu nekat gantung diri. Seorang janda berinisial BR (58) di Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin nekat gantung diri. Dugaan sementara, korban nekat berbuat demikian lantaran frustasi dua anaknya tak kunjung sembuh dari penyakit gangguan jiwa.
Seorang janda berinisial BR (58) di Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin nekat gantung diri. Dugaan sementara, korban nekat berbuat demikian lantaran frustasi dua anaknya tak kunjung sembuh dari penyakit gangguan jiwa.
Korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya tergantung dengan seutas tali nilon di pintu belakang rumahnya, Sabtu (21/1) pukul 10.00 WIB. Polisi yang mendapatkan laporan tiba di lokasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk keperluan visum.
Kapolres Banyuasin, AKBP Andre Sudarmadi mengatakan, dari keterangan para saksi, sebelumnya korban sempat beraktivitas seperti biasa sebagai ibu rumah tangga. Hal itu membuat warga kaget dengan aksi nekat yang dilakukannya.
"Korban ditemukan tergantung di kamar belakang rumahnya tadi pagi," ungkap Andre.
Dijelaskannya, korban memiliki empat orang anak, dua diantaranya telah berkeluarga. Sementara korban tinggal sekaligus merawat dua anaknya yang mengidap gangguan jiwa sejak 20 tahun lalu.
"Hal ini menjadi dugaan sementara penyebab aksi bunuh diri korban, dia frustasi kedua anaknya tak kunjung sembuh," ujarnya.
Baca juga:
Diabetes tak kunjung sembuh, Suari gantung diri di pintu dapur
Ditinggal istri menikah, Paryono gantung diri di ruang isolasi lapas
Kristanto merenggang nyawa setelah tubuhnya tergilas kereta api
Dalam dua pekan, dua warga Gunungkidul tewas gantung diri
Pamit ke istri buang air, Jemiran malah gantung diri di pohon jati
WNI ditemukan gantung diri di pohon di Sabah