LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Freddy Budiman cuma lulus SD, sering dipinjam polisi ungkap kasus

Freddy sempat melibatkan saudara kandungnya dalam bisnis narkoba.

2016-08-02 04:04:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Gembong narkotika Freddy Budiman alias Budi bin H Nanang dieksekusi mati di Nusakambangan, Jumat (29) dini hari. Namun, kematiannya di ujung pelatuk sang eksekutor ternyata tak menyudahi cerita tentang Freddy di dunia narkoba.

Dari semua cerita tentang Freddy, terutama sepak terjangnya dalam bisnis haram itu, banyak yang tak mengenal latar belakang sang mafia. Selama ini, Freddy hanya dikenal sebagai tahanan yang sering keluar masuk penjara dan bekas pencopet di Surabaya.

Tapi siapa sangka, Freddy yang mampu mengendalikan bisnis narkoba dari balik jeruji sel, menyuap aparat, hingga menjalin hubungan dengan model panas, ternyata hanya lulusan Sekolah Dasar (SD). Hal ini terungkap dalam salinan pledoi yang diterima merdeka.com. Dalam berkas itu, Freddy ditulis berpendidikan SD dan bekerja sebagai wiraswasta.

Selain hanya tamatan SD, terdapat fakta lain di mana Freddy pernah melibatkan saudara kandungnya, Djoni Suherman alias Johni Suhendra dalam bisnis narkoba. Kuasa hukumnya terdahulu, Baron V. Hanny, Alusius Sulistiyo, dan Adhi H. Wibowo dari kantor hukum J&A Law Office mengungkap hal ini.

Dalam salinan pledoi, mereka menyebut Djoni Suherman yang berlaku sebagai saksi pernah diminta Freddy dicarikan gudang. Namun apa yang diminta oleh Freddy ini ditolaknya namun mengarahkan saksi lain, Muhammad Muktar untuk mencarikan gudang yang dimaksud.

"Pada bulan Mei 2012 terdakwa pernah menghubungi saksi meminta bantuan dicarikan gudang tetapi saksi tidak bersedia," demikian ditulis dalam salinan pledoi, Jakarta, Senin (1/8).

Jauh sebelum dieksekusi, Freddy juga kerap dipinjam keluar tahanan oleh anggota polisi. Dia ditarik dari Rutan Cipinang untuk penyidikan kasus narkoba ketika Badan Narkotika Nasional menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 380,996,9 gram dan ekstasi sebanyak 1.412.476 butir di dalam sebuah kontainer. Kejadian ini terjadi pada 30 Juni 2012 silam.

Freddy dipinjam untuk penyidikan tentu saja tidak sekali itu saja. Dalam beberapa kali penyidikan, Freddy kerap dipinjam untuk tujuan penyidikan sindikat narkotika nasional.

Baca juga:
Polri soal testimoni: Freddy cari pembenaran agar lolos hukuman mati
Ruhut anggap testimoni Freddy Budiman cuma bualan
Tak ada nama pejabat BNN & Mabes Polri dalam pleidoi Freddy Budiman
Freddy Budiman ajak istri dalam bisnis narkoba
Aparat makan duit haram Freddy jangan harap bisa tidur nyenyak
2 Polisi terlibat jaringan Freddy Budiman dipecat sejak 2012

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.