Fraksi PPP dukung dibentuk pansus kasus dugaan korupsi di Pelindo II
Penyidikan kasus tersebut harus berjalan secara transparan.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan 10 unit crane yang terjadi di PT Pelindo II. Hal itu mengacu kepada usulan dari Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan yang meminta dibentuknya pansus pasca digantinya Komjen Budi Waseso dari kursi Kabareskrim Mabes Polri.
"Sepanjang tujuannya untuk mengungkap sebuah kebenaran, maka PPP tidak berkeberatan dengan rencana pembentukan pansus tersebut," ujar anggota Fraksi PPP Arsul Sani ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (4/9).
Arsul menambahkan, penyidikan kasus tersebut harus berjalan secara transparan. Selain itu, dibentuknya pansus sebagai wujud hadirnya anggota dewan terhadap kinerja pemerintah dalam menelurkan kebijakan atau suatu peristiwa yang dianggap menarik perhatian masyarakat.
"Adanya pansus diharapkan proses hukum dalam kasus Pelindo tersebut menjadi proporsional, tidak ada yang ditutupi. Sebaliknya, juga tidak perlu menyeret orang-orang yang secara hukum tidak pas untuk diproses," tutupnya.
Baca juga:
Komjen Budi yakin akan ada tersangka lainnya di kasus Pelindo II
Kapolri bantah mutasi Waseso karena RJ Lino marah Pelindo digeledah
Soal Pelindo II, Komjen Budi Waseso yakin 1.000 persen ada korupsi
Politisi PDIP duga RJ Lino bagian mafia di lingkar Istana
DPR ke Menteri Rini: Kalau saya jadi ibu, saya pecat RJ Lino
Minta dirut Pelindo II dicopot, SP JICT teriak-teriak di DPR