Korban yang merupakan migran Afrika dirawat di rumah sakit di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). (Reuters/Naif Rahma)
Advertisement
Sedikitnya 68 orang tewas dan puluhan lainnya terluka menyusul agresi serangan udara Amerika Serikat (AS) di pusat tahanan migran di Saada, Yaman Senin, (28/04/2025). Insiden ini menyusul kian gencarnya militer AS melancarkan serangan ke Yaman dengan dalih melemahkan kelompok Houthi.
Advertisement
AS menggencarkan serangan udara ke Houthi setelah Israel secara sepihak membatalkan gencatan senjata di Gaza Maret lalu. Atas tindakan Israel itu, kelompok Houthi melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal menuju Israel di Laut Merah yang akhirnya ditanggapi AS dengan serangan ke Yaman.
Tim penyelamat membawa seorang migran Afrika yang terluka setelah serangan udara AS menghantam pusat penahanan yang menampung migran Afrika, di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Tim penyelamat membawa seorang migran Afrika yang terluka setelah serangan udara AS menghantam pusat penahanan yang menampung migran Afrika, di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Tim penyelamat membawa seorang migran Afrika yang terluka setelah serangan udara AS menghantam pusat penahanan yang menampung migran Afrika, di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Tim penyelamat membawa seorang migran Afrika yang terluka setelah serangan udara AS menghantam pusat penahanan yang menampung migran Afrika, di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Tim penyelamat mengevakuasi korban tewas setelah serangan udara AS menghantam pusat penahanan yang menampung migran Afrika, di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Korban yang merupakan migran Afrika dirawat di rumah sakit di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Korban yang merupakan migran Afrika dirawat di rumah sakit di Saada, Yaman, Senin (28/04/2025). Reuters/Naif Rahma
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.