FOTO: Penampakan Rumah-Rumah Warga Rusak dan Atapnya Terlepas Akibat Terjangan Angin Kencang di Aceh Besar
Sedikitnya 17 bangunan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar pada akhir pekan kemarin.
Sedikitnya 17 bangunan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar sejak Sabtu (19/7) malam hingga Minggu (20/7), sebagaimana dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi ini berdampak cukup luas meski berlangsung dalam waktu singkat.
“Dari hasil pantauan dan pendataan cepat tim Pusdalops-PB BPBD hingga Minggu siang, tercatat 17 bangunan terdampak. Terdiri dari 13 rumah warga, satu pesantren, satu toko, dan dua unit kafe,” ujar Ridwan Jamil saat memimpin rapat siaga darurat di Pos Induk Damkar Sibreh, Minggu (20/7).
Peristiwa tersebut tercatat terjadi di enam kecamatan, yakni Darul Imarah, Mesjid Raya, Lhoong, Peukan Bada, Sukamakmur, dan Lhoknga. Beberapa gampong terdampak meliputi Gampong Garot, Pasheu Beutong, Jantang, Ruyung, Keuneu, Lamlhom, dan Mon Ikeun.
“Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas diterjang angin. Sejumlah pohon tumbang juga dilaporkan, menimpa bangunan dan sempat mengganggu akses jalan,” lanjutnya dikutip dari laman resmi Pemkab Aceh Besar.
Meski kerusakan tergolong signifikan secara materi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. BPBD Aceh Besar menyatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan puing dan pendataan kerusakan lanjutan.