FOTO: Aksi Bersih Sampah Plastik di Hutan Bakau Serangan Bali
Warga membersihkan sampah plastik di hutan bakau Desa Serangan Bali untuk menjaga ekosistem pesisir.
Warga melakukan pembersihan sampah plastik di kawasan hutan bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, Rabu (14/04/2026).
Tumpukan sampah plastik yang mencemari hutan bakau di wilayah tersebut menjadi ancaman serius bagi kelestarian ekosistem mangrove. Limbah plastik yang terbawa arus laut kerap tersangkut di akar-akar mangrove, menghambat proses pertumbuhan dan merusak struktur alami tanaman pesisir tersebut.
Kondisi ini berdampak langsung pada regenerasi mangrove, di mana bibit baru kesulitan tumbuh dan berisiko mati akibat terhalang sampah. Selain itu, plastik yang terperangkap dalam waktu lama akan mengalami degradasi menjadi partikel mikroplastik yang berbahaya bagi lingkungan.
Keberadaan mikroplastik di kawasan bakau menjadi perhatian karena wilayah ini berfungsi sebagai tempat pembiakan berbagai biota laut seperti ikan dan kepiting. Organisme tersebut berpotensi terkontaminasi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada rantai makanan dan kesehatan manusia.
Melalui kegiatan pembersihan ini, warga berupaya menjaga kelestarian hutan bakau sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah, terutama di kawasan pesisir yang rentan terhadap pencemaran.