Fauzi Bahar: James Riady sumpah tak ada kristenisasi di Padang
Sejumlah warga mendemo Fauzi yang dianggap menyetujui pembangunan proyek Lippo, Fauzi pun memaki PKS.
Isu kristenisasi menimbulkan berbagai penolakan terhadap pembangunan Super Blok Siloam di Kota Padang, Sumatera Barat. Kondisi ini membuat bekas Wali Kota Padang Fauzi Bahar kesal, apalagi sejumlah fitnah dan kabat tak sedap sampai ke telinganya. Dia kerap didemo sejumlah ormas Islam.
Yang terakhir, saat upacara pelepasan, Fauzi kembali didemo. Dia lalu menuding Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ada di balik demo ini. Fauzi memaki pun memaki Partai Keadilan Sejahtera.
Melalui situs berbagi video youtube, Fauzi Bahar melakukan pembelaan diri soal sejumlah isu, termasuk soal kristenisasi. Jauh sebelum isu beredar, dia sempat bertemu dengan Wakil ketua Grup Lippo James Riady di kantornya.
Dalam pertemuan itu, dengan terang-terangan dia meminta penjelasan kepada James soal isu kristenisasi terhadap rencana membangun superblok di Kota Padang. Di hadapan Fauzi, James bersumpah tidak pernah membawa program kristenisasi dalam proyeknya.
"Saya juga pernah sampaikan ke bapak James Riady, mereka bersumpah pada saya, kita tidak pernah punya program satupun untuk kristenisasi. Yang kedua kita juga belum pernah mengkristenkan orang," terang Fauzi dalam video yang diunggah di youtube pada 21 Januari lalu itu.
Dia menambahkan, program tersebut justru diberikan kepada warga Papua di wilayah pedalaman. Di sana, James dan timnya menyasar masyarakat pedalaman yang masih memiliki kepercayaan animisme, yakni memuja roh-roh leluhurnya.
"Disana mereka dibangunkan sekolah, dibelikan buku, dibelikan sepatu. Mereka lalu diajarkan kristen, ya itu lazim-lazim saja," ungkap Fauzi.
Fauzi pun membandingkan cara-cara seseorang ketika memutuskan berpindah agama. Saat memilih masuk Islam, orang itu tinggal meminta ustaz setempat untuk mengislamkannya, kemudian proses pengislaman berlangsung usai salat Zuhur. Orang itupun diajak membacakan dua kalimat syahadat.
"Orang menyangka masuk kristen seperti itu pula, tidak. Masuk kristen membutuhkan waktu satu jam, ulangi satu tahun. Dia belajar dulu, dia apa dulu, baru dia dibaptis," tandasnya.
Penjelasan itu disampaikan Fauzi saat dirinya gencar mendapatkan isu soal persetujuannya dalam pembangunan Superblok Siloam, dan kerap didemo masyarakat yang menolak investasi Lippo Group. Fauzi sudah memberikan izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) khusus untuk proyek mal dan hotel.
Awalnya megaproyek Lippo Group adalah pembangunan empat gedung terdiri dari rumah sakit, sekolah, mal dan hotel. Namun izin Amdal hanya dikeluarkan untuk pembangunan mal dan hotel. Setelah itu Lippo Group dipersilakan mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Ternyata rencana pembangunan mengundang kontra. Massa dari Forum Masyarakat Minangkabau menggelar aksi menolak investasi Grup Lippo.
Baca juga:
Wali Kota Padang mengaku difitnah terima uang dari Lippo
Konflik PAN vs PKS, dari kroco sampai elite
Fauzi Bahar, wali kota eks Pasukan Katak, bicara tanpa basa-basi
Di balik marahnya wali kota Padang,mal & hotel Lippo diberi izin
PAN: Tuding gubernur Sumbar, Wali Kota Padang punya alasan kuat