Konflik PAN vs PKS, dari kroco sampai elite
Merdeka.com - Menjadi partai dengan basis massa yang kurang lebih sama, membuat persaingan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak pernah surut. Kedua partai menengah itu terus berlomba-lomba untuk merebut pasar politik di ceruk massa Islam perkotaan.
Tak jarang, kedua partai itu pun terlibat konflik. Baik antara sesama kader di tingkat bawah, maupun di level elite. Efeknya memang belum sampai destruktif, tapi cukup menyita perhatian publik.
Berikut konflik PAN vs PKS yang buat heboh publik:
PAN vs PKS di Makassar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKonflik antara kader PAN dan PKS di Makassar ini berawal dari sebuah kicauan di Twitter pada September 2011 silam. Adalah kicauan Ketua DPD PKS Kota Makassar, Irwan, yang menjadi pangkal keributan."PANG kedepang akang jadi plt DPRD Mks!" tulis Irwan lewat akun @bangirwan dengan mention ke sejumlah akun.Saat kicauan itu di-tweet, memang sedang terjadi perebutan kursi Plt Ketua DPRD Kota Makassar setelah Ince Adnan Mahmud meninggal dunia. Wakil Ketua DPRD Busrah Abdullah yang berasal dari PAN mengklaim dirinya sebagai Plt.Membaca kicauan tersebut, PAN kemudian memprotes Irwan dan menganggapnya sebagai penghinaan. Irwan kemudian meminta maaf, juga melalui akun Twitter. "Jika ada yg tersinggung dg kicauan sy di twitter, sy mohon maaf yah... :)"Tak puas dengan permintaan maaf Irwan di dunia maya, Wakil Ketua PAC PAN Mariso, Razak Rahim lantas menuntut Irwan meminta maaf melalui tiga koran nasional atas kicauan yang dianggap menghina PAN dan Busrah.Bahkan, Busrah, yang juga Ketua DPC PAN Kota Makassar, menyatakan akan melayangkan somasi kepada PKS. Tak gentar, PKS pun siap menghadapi somasi dan gugatan itu.
PAN vs PKS soal nama Hatta di sidang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKali ini kisruh PAN vs PKS terjadi di tingkat elite. Penyebabnya adalah penyebutan nama top elite PAN alias Ketua Umum Hatta Rajasa dalam sidang kasus korpsi impor sapi dengan terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS.Nama Hatta Rajasa disebut oleh Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman ketika bersaksi untuk Luthfi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Juli tahun lalu. Dalam persidangan itu, Elizabeth menyebut Hatta dengan julukan ‘The White Hair Man’.Menurut Elizabeth, julukan itu dia berikan lantaran tidak mengerti ketika pengusaha Elda Devianne Adiningrat yang akrab disapa Bunda, menyebutkan seseorang dengan sebutan ‘Si Uban’. Menurut Elizabeth, Elda berjanji mengusahakan permohonan penambahan kuota impor daging buat PT Indoguna Utama ke Hatta Rajasa.Mendengar hal tersebut, Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto saat itu meradang. “Ini sangat politis. Kami yakin ini konteksnya jalur birokrasi kantor menko dengan mentan. Jadi tidak ada keterlibatan individu, partai politik, atau apa pun," ujarnya.
Wali Kota Padang maki-maki PKS
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDi akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Padang, Fauzi Bahar kesal dengan unjuk rasa Forum Masyarakat Minangkabau menolak investasi Grup Lippo. Dia menuding demo itu difasilitasi oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.Saat menyampaikan pidato perpisahan, Senin (17/2), Fauzi terlihat emosi. Politikus Partai Amanat Nasional itu heran masih ada saja pihak-pihak menggunakan politik kotor untuk menyerang dirinya setelah 10 tahun menjabat."Saya juga ketua partai, tapi saya tidak pernah bawa-bawa partai saya ketika saya jadi wali kota. Sudah sangat kebangetan," ujarnya di hadapan ratusan warga.Menurut Fauzi, pendemo datang dengan menggunakan mobil Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selanjutnya, mereka ditampung di kantor gubernur sebelum bergerak menuju lokasi Fauzi menyampaikan pidato."Jangan jadikan kantor gubernur partai, PKS, enggak boleh. Harusnya gubernur adalah gubernur yang kita pilih sama-sama, gubernur provinsi Sumatera Barat," tuturnya."Tidak boleh terang-terangan demo saya ke sini ditampung di kantor gubernur, titik kumpul di sana di kantor gubernur, mobil lambang PKS. Jangan begitu lah di akhir saya menjabat ini, kasih lah yang baik," tambahnya.Seharusnya kata Fauzi, Irwan yang merupakan politikus PKS melarang demo tersebut. "Seharusnya gubernur larang demo di sini, hanya hari ini saya jadi wali kota," tuturnya. Letkol (Purnawirawan) TNI itu juga berpesan agar warga dapat lebih jernih memilih pemimpin selanjutnya."Saya sampaikan ada di handphone ibu-ibu, sampaikan ke sanak saudara kita semua, kalau PKS lagi anda ingin kacau negeri ini," katanya.Setelah menutup pidatonya, Fauzi yang mengenakan pakaian Korpri dan peci hitam tidak dapat menahan emosinya. Kata-kata kasar pun meluncur dari mulutnya."Terima kasih. Assalamualaikum. Kurang ajar, anjing semuanya," kata Fauzi sambil berlalu.Mendengar itu pembawa acara coba menenangkan. "Sabar bapak wali kota setelah 10 tahun berjuang untuk kota Padang. Kita ucapkan selamat."
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya