Fasilitas meningkat, hakim jadi doyan selingkuh
Isu perselingkuhan oleh hakim menduduki posisi kedua terbanyak setelah isu penyuapan.
Komisi Yudisial (KY) mengungkapkan bahwa jumlah isu perselingkuhan hakim mengalami peningkatan sejak awal tahun 2014. Isu perselingkuhan hakim ini mengalami peningkatan bila dikaitkan dengan adanya peningkatan fasilitas yang didapatkan oleh hakim sejak 2013.
Juru bicara KY Farid Wajdi ditemui di Gedung Komisi Yudisial, pada catur wulan kedua tahun 2016, KY telah mengusulkan kembali kepada Mahkamah Agung bahwa terdapat dua hakim yang diduga melanggar kode etik pedoman perilaku hakim terkait dengan kasus perselingkuhan.
Farid juga mengungkapkan sepanjang sidang Majelis Kehormatan Hakim diselenggarakan sejak tahun 2009 hingga Agustus 2016, isu perselingkuhan oleh hakim menduduki posisi kedua terbanyak setelah isu penyuapan.
"Dari 45 kali sidang majelis kehormatan hakim 28,89 persen adalah kasus perselingkuhan oleh hakim," ungkap Farid, seperti dilansir Antara, Rabu (14/9).
Lebih lanjut Farid mengatakan bahwa kasus perselingkuhan ini memang lebih kepada teknis non yudisial, dan salah satu pemicunya memang komunikasi dan kedekatan dengan keluarga.
"Kalau dilihat lebih jauh memang kedekatan dengan keluarga atau komunikasi dengan keluarga yang menjadi salah satu pemicu, termasuk ketiadaan suami atau istri ketika pemindahan tugas," pungkas Farid.
Baca juga:
Hakim minta THR ke pengusaha, KY awasi ketat proses peradilan
Hakim terlibat kasus suap, Jaksa Agung akui gagal awasi jajarannya
Marak korupsi, Istana yakin aparat penegak hukum harus diperbaiki
KY bakal laporkan hakim terindikasi korupsi ke KPK
70 Persen hakim di Maluku tersandung masalah