Fase Golden Time Korban Ponpes Al Khoziny Roboh Hampir Habis, Tim SAR Kerahkan Alat Berat
Jelang habisnya masa golden time ini, sejumlah alat berat yang awalnya tidak difungsikan, kini mulai tampak disiapkan di titik tertentu.
Waktu masa kritis atau golden time korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) AL Khoziny di Buduran, Sidoarjo, tinggal hitungan jam, atau pukul 16.00 Wib, Kamis (02/10). Terhitung sejak insiden pertama kali, yakni Senin (29/09) atau 3 x 24 jam.
Jelang habisnya masa golden time ini, sejumlah alat berat yang awalnya tidak difungsikan, kini mulai tampak disiapkan di titik tertentu. Alat-alat ini nantinya akan digunakan untuk membongkar reruntuhan struktur bangunan yang hingga kini diyakini masih menimpa puluhan orang santri.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan fase golden time atau fase kritis korban akan berakhir pukul 16.00 WIB, sore ini.
"Golden time sampai dengan hari ini, pukul 16.00 WIB. 72 jam dari hari Senin (29/9)," kata Nanang.
Dikonfirmasi soal proses evakuasi nantinya akan menggunakan sejumlah alat berat, mengingat golden time sudah hampir habis? Nanang belum bisa memastikannya. Ia beralasan, unsur SAR Gabungan bersama pemerintah masih akan menggelar rapat terlebih dahulu.
"Kita rapatkan hasilnya seperti apa. Tadi kan hasil dari asesmen kali ini seperti apa, tadi malam ada asesmen. Kemudian pagi ini kita juga melakukan asesmen. Hasilnya nanti kita bicarakan hasilnya terakhir seperti apa, nanti kita (sampaikan), apakah menggunakan alat berat atau seperti apa," tegasnya.
Masih Ada Korban Terjebak
Nanang belum mengonfirmasi ada berapa korban lagi yang masih terjebak di reruntuhan. Yang pasti pihaknya telah melakukan deteksi.
"Kita lihat aja nanti, saat kami sudah mendeteksi pasti akan disampaikan," ucapnya.
Sementara itu, jalan akses kampung menuju pesantren runtuh telah ditutup total. Terlihat aparat kepolisian, TNI serta organisasi masyarakat keagamaan berjaga di depan.
Diketahui, gedung tiga lantai termasuk musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, ambruk, Senin (29/9) sore.
Saat kejadian, diketahui ada ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan tersebut.
Selama tiga hari operasi pencarian, hingga Rabu (1/10) malam, terdapat 108 orang korban telah dievakuasi. Dari jumlah itu, lima di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Semantara 103 lainnya dipastikan selamat namun mengalami luka-luka. Diperkirakan masih ada puluhan orang yang terjebak di reruntuhan.