Kemiskinan jadi faktor tumbuhnya benih terorisme di Indonesia
Mensos memiliki cara untuk mengatasi terorisme tanpa mengancungkan senjata.
Indonesia saat ini memiliki permasalahan, salah satunya kemiskinan yang merupakan pangkal dari segala permasalahan sosial di masyarakat, termasuk terorisme. Saat ini penanganannya tidak hanya melalui represif, melainkan bisa melalui pendekatan kesejahteraan.
"Tindak terorisme tidak hanya karena ideologi transnasional, tapi bisa terkait faktor kemiskinan dan kesenjangan sosial," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Riset Ilmu Kepolisian (PRIK) di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta, Senin (27/4).
Khofifah mendukung program dan dakwah yang dilakukan PRIK dengan pendekatan, diskusi, pelatihan dan serta kegiatan ekonomi. Sehingga, bisa disinergikan agar bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Khofifah menambahkan, Mensos siap mengalokasikan dana UEP dan KUBE terhadap para bekas narapidana terorisme yang tertarik mengembangkan usaha untuk menaikkan kesejahteraan keluarga mereka.
"Saya kira, pendekatan kesejahteraan dengan pemberdayaan ekonomi terhadap para bekas narapidana teroris bisa menjadi alternatif untuk mereduksi tindak terorisme di Indonesia," jelasnya.
Untuk program perlindungan sosial dilakukan melalui Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang menjadi induk dari Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sementara itu, Nassir Abbas, bekas pimpinan Al-Qaeda di Asia Tenggara, mengapresiasi selangkah Kemensos yang cepat merespon program yang disebutnya sebagai reintegrasi dan reunifikasi terhadap bekas narapidana teroris.
"Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah cepat dari Kemensos dalam upaya mereduksi terorisme di Indonesia agar mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," ujarnya.
Baca juga:
Mensos: Sekber jadi sentra distribusi dana bantuan KIS, KIP dan KKS
Mensos: Butuh payung hukum agar pemberdayaan disabilitas terarah
Mensos ingatkan warga yang belum ambil PSKS
Lama tidak terdengar, ini perkembangan tiga kartu sakti Jokowi
Ini jawaban Khofifah dituduh bagi rokok ke Suku Anak Dalam di Jambi