Fakta Unik Baznas Award: Dukung Digitalisasi Zakat, Gubernur Kaltim Raih Penghargaan Bergengsi
Gubernur Kaltim meraih Baznas Award 2025 atas dukungannya terhadap digitalisasi zakat, sebuah langkah inovatif yang meningkatkan transparansi dan akurasi pengelolaan dana umat. Simak detail pencapaiannya!
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, baru-baru ini dianugerahi penghargaan bergengsi Baznas Award 2025. Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan dukungannya terhadap upaya digitalisasi pengelolaan zakat di wilayahnya. Ini menjadi pengakuan penting bagi inovasi dalam pengelolaan dana umat.
Penghargaan tersebut secara simbolis diterima oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, di Jakarta pada Kamis malam. Rudy Mas'ud berhalangan hadir namun diwakilkan untuk menerima apresiasi ini. Kehadiran Wagub menandai pentingnya acara bagi pemerintah daerah.
Seno Aji menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional Daerah (Baznasda). Dukungan ini terutama terwujud melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan transparansi pengelolaan zakat.
Dukungan Penuh Pemprov Kaltim untuk Digitalisasi Zakat
Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan dukungan penuh Pemprov Kaltim kepada Baznas Kaltim. Dukungan tersebut sangat penting dalam menjalankan roda organisasi. Terutama dalam hal pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Seno Aji juga mengapresiasi Baznas Kaltim yang telah mengimplementasikan digitalisasi. Penerapan Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) menjadi kunci utama. Sistem ini memungkinkan data pengelolaan zakat menjadi lebih akurat dan transparan.
Pemanfaatan teknologi digital seperti Simba membantu Baznas Kaltim dalam mengelola dana umat secara lebih efisien. Hal ini juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga amil zakat. Digitalisasi zakat merupakan langkah maju yang signifikan.
Capaian dan Harapan Baznas Kaltim
Wagub Seno Aji menambahkan bahwa capaian Baznas Kaltim dalam penghimpunan zakat tahun ini sangat menggembirakan. Hingga saat ini, dana yang terkumpul telah mencapai Rp17 miliar. Target akhir tahun diharapkan bisa mencapai Rp20 miliar.
Seno Aji juga mengajak seluruh perusahaan di Kaltim untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Selain itu, ia mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas untuk meningkatkan zakat, infak, serta sedekah mereka. Partisipasi aktif semua pihak sangat dibutuhkan.
Ketua Baznas Kaltim, H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Tahun ini, Baznas Kaltim berhasil memperoleh lima penghargaan dari Baznas Pusat. Penghargaan ini terkait perbaikan administrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Nabhan menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kaltim atas dukungan dan perhatian luar biasa. Ia berharap, selain zakat, infak, dan sedekah, Baznas Kaltim ke depan juga dapat menghimpun dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan. Dukungan ini akan semakin memperkuat peran Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak mampu di Kaltim.
Sumber: AntaraNews