Fakta Baru Kecelakaan Pesawat Latih Marsma Fajar: Kondisi Bagus, Pagi Sudah Sempat Terbang
Akibat kecelakaan tersebut Marsma Fajar Adriyanto gugur.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma I Nyoman Suadnyana mengatakan, kerusakan pesawat latih yang ditumpangi Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto lebih dari 50 persen.
Diketahui, kecelakaan pesawat di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jawa Barat) ini menyebabkan Fajar meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka.
"(Kerusakan) Itu sekitar lebih dari 50%, pesawat itu sudah hampir 50% habis sudah rusak," kata Nyoman Suadnyana saat dihubungi, Rabu (6/8).
Jenderal bintang satu ini menegaskan, kondisi pesawat masih dalam keadaan yang bagus.
"(Kondisi) Bagus, karena kan paginya sudah terbang pesawat itu. Beliau yang kedua, yang pertamanya sudah selesai," tegasnya.
"(Jadi sudah digunakan di pagi hari) Sudah, jadi pesawatnya bagus," pungkasnya.
Pesawat FASI Jatuh
Sebelumnya, Sebuah pesawat latih milik FASI (Federasi Aerosport Seluruh Indonesia) dikabarkan jatuh. Kejadian itu terjadi di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jawa Barat).
Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana membenarkan kejadian tersebut. Pesawat yang jatuh itu terbang dari Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (ATS) Bogor.
"Informasinya sementara demikian, pesawat FASI terbang dari lanud ATS melaksanakan training, biasa training latihan, tadi pagi insiden lah," kata Nyoman Suadnyana saat dihubungi, Minggu (3/7).
Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan investigasi atas kejadian tersebut. Kejadian itu disebutnya terjadi sekira pukul 10.00 Wib.
"Ini masih diselidiki, masih diinvestigasi. Kenapa bisa terjadi seperti itu, karena pesawatnya bagus, selesai sebelum terbang dicek bagus," ujarnya.
"Nah kita belum bisa memastikan seperti apa. Saya menuju lokasi, nanti setelah kalau udah sampai saya akan press rilis," pungkasnya.