LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fadli Zon Tanggapi Penangkapan Maria Pauline: Tonjolkan Prestasi Takut Di-reshuffle

Anggota Komisi I DPR itu menyebut seharusnya Djoko Tjandra tidak lolos selama Imigrasi bekerja dengan benar.

2020-07-09 20:35:44
Maria Pauline Lumowa
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut ada perbedaan dalam kesigapan Kemenkumham menangani pembobol Bank BNI Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa dengan kasus buron kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

"Mestinya penanganan terhadap masalah buronan ini kan standarnya jelas sama, bukan sekedar selera dan juga treatment berbeda. Kelihatan sekali ada perbedaan, yang satu begitu mudah lolos dan bisa mendapatkan E-KTP, ini juga ada satu treatment khusus," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (9/7/2020).

Fadli Zon mengingatkan agar penangkapan Maria Pauline bukan ajang pamer prestasi Menkumham agar tidak dicopot oleh Presiden.

Advertisement

"Jangan sampai nanti orang menduga karena orang berlomba-lomba menonjolkan prestasinya karena takut di-reshuffle gitu," katanya.

Ia menilai penangkapan Maria Pauline bukan prestasi melainkan lebih karena takut ada reshuffle kabinet.

"Kalau orang berlomba-lomba menunjukkan prestasi itu artinya kan mungkin (takut tershuffle). Padahal itu sudah lama berlangsung, kan kalau prestasi itu terus menerus, mereka yang buron ditangkapi, bukan kemudian ada peristiwa ini baru menonjol jadinya," terangnya.

Advertisement

Anggota Komisi I DPR itu menyebut seharusnya Djoko Tjandra tidak lolos selama Imigrasi bekerja dengan benar.

"Satu-satunya pintu kan melalui imigrasi kan, tidak mungkin melalui yang lain, kecuali dia masuk masjid lalui perbatasan yang tidak ada penjaganya. Semua itu kan melalui pintu imigrasi, jadi menurut saya tidak mungkin bisa lolos kalau imigrasinya tidak aware terhadap keluar masuk orang," jelasnya.

Terkait mudahnya Djoko mendapatkan e-KTP, Fadli menilai rentannya sistem pemerintahan diintervensi.

"Ya itu menunjukan sistem kita termasuk data, kependudukan kita begitu rentan, begitu mudah untuk diintervensi, dibajak, bahkan mungkin mereka bisa membuat dari luar negeri, kita nggak tau ya, tapi kenyataannya begitu mudah," terangnya.

Baca juga:
Penangkapan Maria Pauline Lumowa Dinilai Strategi Yasonna Agar Tak Direshuffle
Kementerian BUMN Harap Maria Pauline Kembalikan Uang Bank BNI
Buronan Maria Pauline Lumowa Tiba di Bareskrim Polri
Proses Hukum Maria Pauline Lumowa Diserahkan ke Bareskrim Polri
Mengingat Lagi Aksi Ekspor Fiktif Maria Pauline yang Bobol BNI Rp1,7 Triliun

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.