Fadli Zon setuju jumlah pimpinan MPR ditambah, ini alasannya
Apalagi MPR, kata Fadli, memiliki lebih banyak tugas dan fungsi ketimbang DPR. Selain fungsi legislasi, MPR juga harus berperan dalam tugas kebangsaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai tak ada masalah dengan usulan penambahan enam kursi pimpinan MPR baru. Fadli menilai ditambahnya pimpinan MPR dari 5 menjadi 11 kursi, berbagai persoalan kebangsaan menjadi lebih terakomodasi.
"Kalau ada kalau penambahan pimpinan itu. Karena berbagi banyak wilayah, banyak daerah yang lebih banyak bisa disentuh dalam konteks persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang besar," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5).
Apalagi MPR, kata Fadli, memiliki lebih banyak tugas dan fungsi ketimbang DPR. Selain fungsi legislasi, MPR juga harus berperan dalam tugas kebangsaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.
"MPR fungsinya sekarang ini lebih banyak selain fungsi-fungsi terkait legislasi. Tapi MPR ini memang lebih kepada persoalan-persoalan kebangsaan termasuk sosialisasi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan lain-lain," terangnya.
Kendati demikian, Fadli meminta publik tidak menyimpulkan terlalu dini usulan tersebut sebagai upaya bagi-bagi jatah kepada fraksi-fraksi partai. Usulan ini harus mendapat pandangan dari pemerintah sebelum dibawa paripurna untuk diputuskan.
"Sehingga itu bisa diterima tentu saja itu belum menjadi keputusan. Nanti harus dibawa ke paripurna," pungkas dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan pembahasan wacana penambahan kursi pimpinan DPR, MPR dan DPD dalam RUU MD3 terus berlangsung dinamis. Saat ini, muncul usulan baru agar pimpinan MPR ditambah 6 kursi menjadi 11 kursi. Sementara DPR ditambah 2 kursi menjadi 7 kursi dan DPD ditambah 2 kursi menjadi 5 kursi.
"Masih dinamis, ada juga usulan bahwa pimpinan DPR ditambah 2, MPR ditambah 6, terus kemudian pimpinan. DPD ditambah 2. Jadi ini berkembang terus, jadi ini dinamis," kata Firman.
Firman menyebut pihaknya belum menentukan peruntukan 6 kursi tambahan pimpinan MPR tersebut. Baleg juga tidak akan menunjuk fraksi-fraksi partai di DPR yang akan mendapatkan jatah kursi pimpinan MPR.
"Belum, 6 itu belum tahu buat siapa. Kita tidak akan menunjuk dari fraksi-fraksinya tapi kita akan bikin regulasinya saja. Masalah itu kan ada mekanismenya," terangnya.
Baca juga:
Pimpinan MPR diusulkan jadi 11, untuk ambil keputusan yang sulit
PPP klaim semua partai setuju kursi pimpinan MPR ditambah jadi 11
PAN sebut tambah pimpinan MPR jadi 11 agar partai tak gaduh terus
Kompromi bagi-bagi kursi pimpinan di balik revisi UU MD3
PDIP sebut usul pimpinan MPR jadi 11 bukti semua partai minta jatah