Fadli Zon prediksi Donald Trump dilengserkan tahun depan
Fadli Zon prediksi Donald Trump dilengserkan tahun depan. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengecam, kebijakan Trump mengakui kota tepi Barat itu menjadi milik Israel. Kebijakan tersebut dianggap bakal merusak perdamaian dunia.
Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin memindahkan kedubesnya dan mengakui kota Yerusalem sebagai Ibu kota Israel menuai kecaman dari dunia internasional. Wakil Ketua DPR Fadli Zon memprediksi, Presiden Trump akan dilengserkan karena kebijakannya itu karena dianggap merugikan AS dan partai Republik.
"Jadi menurut saya ini satu gejala mendunia, dan termasuk merugikan partai Republik, jadi prediksi saya Donald Trump itu bisa diimpeach (digulingkan) tahun depan," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/12).
Menurutnya, kebijakan itu hanya sebagai bentuk politik pertahanan dan mengandung motif pengalihan isu atas masalah-masalah internal dari AS.
"Sehingga semakin terdesak dan banyak kebijakan kalut terhadap anggota-anggotanya. Sehingga dia harus mengambil satu langkah yang mungkin out of the box dengan esktrem, membuat satu manuver dengan menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel," tegasnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengecam, kebijakan Trump mengakui kota tepi Barat itu menjadi milik Israel. Kebijakan tersebut dianggap bakal merusak perdamaian dunia.
"Saya kira kita harus objektif apa yang dikatakan Donald Trump itu jelas merusak perdamaian dunia. Kita harus mengecam itu," tukas Fadli.
Baca juga:
Soal dampak konflik Israel-Palestina ke ekonomi RI, ini pandangan Menko Darmin
Kutuk keputusan Trump, massa kepung Gedung Sate
Aksi silat para jawara Betawi warnai demo di Kedubes AS
Massa di Ciputat boikot & lempari McDonald's dengan telur busuk
Protes Trump, mahasiswa demo Konjen AS di Medan
Demo protes Donald Trump di dekat Konjen AS, mahasiswa dan polisi saling dorong
Gereja Afrika Selatan gelar doa bersama untuk Palestina