Fadli Zon minta Jokowi ralat pernyataan aktor politik tunggangi demo
Fadli Zon minta Jokowi ralat pernyataan aktor politik tunggangi demo. Sudah delapan hari berlalu sejak digelarnya demo oleh sejumlah ormas Islam terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok yang berujung ricuh. Presiden Joko Widodo menyebut aktor politik tunggangi demo seolah membuat masalah semakin kusut.
Sudah delapan hari berlalu sejak digelarnya demo oleh sejumlah ormas Islam terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berujung ricuh. Presiden Joko Widodo menyebut aktor politik tunggangi demo seolah membuat masalah yang sudah ada menjadi semakin kusut.
Terkait dengan hal ini, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon meminta agar Jokowi meralat ucapannya tersebut agar tidak menyebabkan kesalahpahaman.
"Ini sudah delapan hari. Namun, hingga kini belum disebut siapa aktor intelektual yang tunggangi demo. Tolong disebut siapa aktornya. Atau menurut saya, diralat saja, bahwa tidak ada, atau salah ngomonglah. Agar tidak menimbulkan tanda tanya, dan saling curiga," kata Fadli saat ditemui di Kongres Nasional I Alumni KAMMI, di Hotel Kartika Chandra, Sabtu (12/11).
Saat disinggung apakah ucapan Jokowi hanya pengalihan isu, Fadli tidak menampil hal tersebut. Menurut Fadli, sebenarnya yang jadi pokok masalah adalah soal penistaan agama. Maka masalah itulah yang harus diselesaikan.
"Sumber dari masalah adalah saudara Basuki Tjahaja Purnama yang melakukan penistaan agama. Kalau ini selesai, semua masalah selesai. Kalau ini tidak selesai maka akan timbul masalah yang baru," pungkasnya.
Baca juga:
Teka-teki aktor politik di balik demo Ahok
Ramai-ramai tantang Jokowi buka aktor politik demo Ahok
PKS: Kalau Jokowi gentleman, sampaikan aktor politik yang bermain
PDIP salahkan pembisik Jokowi soal 'aktor politik' di demo Ahok
Jokowi: Aktor politik rusuh demo akan diungkap dan diproses hukum
Ini ciri-ciri aktor politik yang disebut Jokowi tunggangi demo Ahok
Jokowi tertantang sikat aktor politik kerusuhan demo 4 November