Erupsi Merapi, BPBD Klaten bagikan 15 ribu masker
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Bambang Gianto, menjelaskan saat erupsi kemarin terjadi hujan abu dan suara gemuruh di Desa Balerante, Kemalang. Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di sekitar Desa Balerante dan Panggang sekitar pukul 20.30 hingga pukul 21.00 WIB.
Letusan featik yang terjadi beberapa kali sepanjang Senin (21/5) kemarin membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten bergerak cepat. Sebanyak 4 ribu masker dibagikan untuk warga terdampak di sejumlah desa. Terhitung sejak erupsi Jumat pekan lalu hingga saat ini sedikitnya 15 ribu masker sudah didistribusikan ke wilayah Kecamatan Kemalang.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Bambang Gianto, menjelaskan saat erupsi kemarin terjadi hujan abu dan suara gemuruh di Desa Balerante, Kemalang. Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di sekitar Desa Balerante dan Panggang sekitar pukul 20.30 hingga pukul 21.00 WIB.
"Kami terus memantau situasi dan kondisi wilayah Kemalang. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Klaten juga sudah meluncur ke beberapa desa Kecamatan Kemalang dan sekitarnya," ujar Bambang Gianto, Selasa (22/5).
Lebih lanjut Bambang mengemukakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan bidang logistik untuk persiapan pembagian masker. Hari ini, lanjut dia, BPBD akan membagikan 4000 ribu masker. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, beberapa warga pada malam hari berjaga jaga di pos pos ronda.
"Beberapa warga juga masih berjaga jaga di sekitar desa yang lebih jauh dari Merapi. Karena tadi malam sempat melakukan evakuasi mandiri," jelasnya.
Meskipun kondisi Merapi relatif normal, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Namun masyarakat juga diminta agar tidak panik dan beraktifitas seperti biasa.
"Kami mengimbau masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa, jangan panik, serta mengantisipasi hujan abu di sekitar Merapi. Gunakan masker dan kacamata untuk mengantisipasi hujan abu tipis," tutupnya.
Baca juga:
Warga Sleman perbaiki jalur evakuasi Merapi yang rusak dilewati truk pasir
Merapi kembali erupsi, ratusan warga Boyolali dan Sleman mengungsi
Status Merapi waspada, radius 3 km dari puncak gunung dikosongkan
Usai tiga kali letusan freatik, warga lereng Gunung Merapi mengungsi
Letusan freatik, warga lereng Gunung Merapi diminta waspada
Mensos apresiasi kesiapsiagaan masyarakat DIY saat Merapi erupsi