LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Enam Pangkalan di Palu Ditertibkan Akibat Jual Elpiji 3 Kilogram Lebih Mahal

Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Palu, Denny Taufan mengatakan, enam pangkalan elpiji nakal tersebut berada di dua lokasi yakni empat pangkalan di Pasar Tradisional Masomba dan dua pangkalan di Jalan Dewi Sartika.

2021-03-19 07:01:00
Gas Elpiji
Advertisement

Pemerintah Kota Palu melalui Satgas Pengawasan Gas Elpiji dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menertibkan enam pangkalan elpiji 3 kilogram nakal. Mereka ditertibkan karena menjual elpiji tidak sesuai ketentuan atau di atas harga eceran tertinggi (HET).

Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Palu, Denny Taufan mengatakan, enam pangkalan elpiji nakal tersebut berada di dua lokasi yakni empat pangkalan di Pasar Tradisional Masomba dan dua pangkalan di Jalan Dewi Sartika.

"Berdasarkan laporan laporan warga tentang adanya pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang nakal itu, maka tim satgas melakukan tindakan penertiban. Kini prosesnya sudah pada tahap pemberian berita acara pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Palu,” katanya, di Palu, Kamis (18/3).

Advertisement

Ketua Satgas Pengawasan Elpiji dan BBM itu mengungkapkan, penertiban yang dilakukan dan pelaporan pemilik pangkalan kepada aparat penegak hukum merupakan bentuk keseriusan Pemkot Palu untuk mengatasi pemilik pangkalan yang menjual elpiji tidak sesuai ketentuan dan melakukan penimbunan.

Selain itu, untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi pemilik pangkalan yang mencoba-coba nakal dengan menaikkan harga jual elpiji 3 kilogram apalagi sampai menimbun.

"Jadi dari hasil pengawasan yang kami lakukan, ada beberapa cara permainan yang dilakukan pemilik pangkalan, misalnya pangkalan dan pengecer melakukan penimbunan," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Advertisement

Denny menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat mengintegrasikan kegiatan pengawasan terutama penindakan pemilik pangkalan elpiji 3 kilogram nakal dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).

"Tahun ini satgas mengubah pola pergerakan dari sebelumnya hanya membina kini menindak," tutupnya.

Baca juga:
Garut Kekurangan Pasokan Gas Subsidi
BPPT: Pemanfaatan DME Bisa Pangkas Impor Elpiji
Impor LPG dari Abu Dhabi, Pertamina Pastikan Stok Dalam Negeri Aman
Polisi Bongkar Produksi Gas Elpiji Oplosan di Klapanunggal Bogor
Pemerintah Alokasikan Rp37,85 Triliun untuk Subsidi Gas 3 Kg
Beli BBM dan LPG Bisa dari Rumah, Pengunduh Aplikasi MyPertamina Tembus 7 Juta

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.