LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Empat nelayan Bontang selamat setelah dua hari terombang ambing di laut

Tim SAR gabungan sore ini, Senin (6/8) berhasil menemukan Yusup (65), nelayan asal Bontang, Kalimantan Timur, yang dilaporkan hilang Minggu (5/8) kemarin, akibat kapal yang digunakan mati mesin. Tidak hanya Yusuf, tim SAR juga menemukan 3 nelayan lainnya, yang terombang ambing 2 hari di laut.

2018-08-06 22:04:00
Nelayan
Advertisement

Tim SAR gabungan sore ini, Senin (6/8) berhasil menemukan Yusup (65), nelayan asal Bontang, Kalimantan Timur, yang dilaporkan hilang Minggu (5/8) kemarin, akibat kapal yang digunakan mati mesin. Tidak hanya Yusuf, tim SAR juga menemukan 3 nelayan lainnya, yang terombang ambing 2 hari di laut.

"Jam 4 sore ini waktu Indonesia tengah, kapal itu kita temukan terombang ambing di sekitar pulau Miang di Sangkulirang, Kutai Timur," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Senin (6/8) sore.

Advertisement

Octavianto menerangkan, meski sasaran yang hendak dicari hanya 1 orang, namun saat kapal nelayan itu ditemukan, belakangan diketahui jumlah nelayan di atas kapal itu ada 4 orang.

"Jumlah POB (Persons On Board) di lokasi ternyata berjumlah 4 orang. Kesemuanya dalam kondisi selamat ya," ujar Octavianto.

"Sekarang kapal nelayan itu sedang ditarik menggunakan kapal lainnya, didampingi Basarnas dan unsur SAR lainnya," tambah Octavianto.

Advertisement

Sebelumnya, Yusup berangkat mencari ikan di laut sejak Sabtu (4/8) pagi lalu, sekira pukul 08.00 WITA, menuju ke perairan Teluk Lombok, Kutai Timur. Diperkirakan saat itu, korban bersama satu orang temannya.

"Dari anak korban yang kita tanya, korban (Yusup) berangkat berdua dengan temannya. Sampai dengan malam, tidak kembali," terang Octavianto.

Sehari kemudian, Minggu (5/8) siang kemarin, diperoleh kabar, bahwa kapal yang digunakan Yusup, mengalami mati mesin. "Tapi dicari sampai dengan jam 5 sore hari, tidak ditemukan," jelasnya.

Keluarga korban melapor ke BPBD Kota Bontang, hingga diteruskan ke kantor SAR Basarnas di Sangatta, Kutai Timur, untuk melakukan pencarian bersama Polair Kutai Timur dan TNI AL serta nelayan. Akhirnya, Yusup pun ditemukan sore ini.

Baca juga:
Melihat tradisi menangkap udang dengan menunggang kuda di Belgia
Nelayan di Bengkulu Selatan tewas usai perahu diterjang ombak
Senja kala nelayan Yunani
Tak bisa melaut karena cuaca buruk, nelayan tetap dapat penghasilan lewat program ini
Pembangunan jembatan pulau reklamasi Dadap bikin susah nelayan Tangerang
Ini hasil investigasi Menteri Susi terkait kebakaran kapal di Pelabuhan Benoa

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.