LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Empat mahasiswi Semarang direkam kamera HP saat sedang mandi

Para mahasiswi ini kaget saat melihat ada ponsel di kamar mandi. Setelah diperiksa, isinya penuh rekaman tak senonoh.

2013-03-16 01:08:00
Pornografi
Advertisement

Seorang pemuda bernama Solikin (23) dilaporkan ke polisi oleh penghuni indekos di Jalan Wolter Monginsidi VIII, Pedurungan Tengah, Semarang. Pemuda ini hobi merekam mahasiswi saat mandi.

Salah seorang mahasiswi yang menjadi korban, WA (21), saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Jumat, mengatakan bahwa pelaku merekam dengan menggunakan kamera telepon seluler.

"Saya baru sadar jika ada yang merekam aktivitas saya di kamar mandi setelah melihat sinar merah yang berasal dari sebuah ponsel dibungkus plastik hitam dan diletakkan di kawat ventilasi sekitar pukul 06.30 WIB," kata mahasiswi Poltekkes Semarang asal Kabupaten Kebumen itu.

Advertisement

Mengetahui hal tersebut, korban kemudian mengambil ponsel milik Solikin yang diduga kuat sengaja diletakkan di ventilasi untuk merekam saat para mahasiswi penghuni indekos itu mandi.

"Saya lalu memberitahu teman-teman yang lain dan setelah dilihat ternyata di ponsel pelaku terdapat file rekaman empat dari lima penghuni indekos saat sedang mandi," ujarnya.

Menurut dia, di ponsel pelaku yang diambil terdapat cukup banyak file rekaman, bahkan ada rekan mahasiswi yang mandi dan direkam dengan durasi sekitar satu jam.

Advertisement

Dia mengungkapkan, pelaku yang mengontrak rumah di samping indekos milik Sumiarsih itu sempat datang untuk minta maaf sekaligus meminta ponselnya.

"Kami sudah dilecehkan sehingga pelaku kami laporkan ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Terlapor Solikin yang ditemui di sela pemeriksaan di Maporestabes Semarang mengaku jika yang dilakukannya itu hanya iseng dan baru dilakukan sejak tiga hari lalu.

"Tidak ada niat untuk menyebarluaskan rekaman mahasiswi mandi itu," kata warga Kedung, Kabupaten Demak, yang sehari-hari berjualan nasi bungkus itu.

Terkait dengan laporan korban, terlapor dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman maksimal 14 tahun penjara.

Baca juga:
Marak kejahatan seks, fenomena sosial mengerikan
Marak kejahatan seks simbol kepenatan kaum jelata
Termarjinalkan, rawan jadi korban pencabulan lewat Facebook
Ayah kandung cabuli anak selama 10 tahun hingga hamil 5 bulan
Fotografer palsu, tipu dan tiduri 100 model cantik Malaysia
Jadi tersangka, guru yang cabuli siswi tidak ditahan
Dicabuli 3 kerabatnya, WDR hamil 4 bulan dengan gangguan jiwa
Guru yang cabuli siswi di lab komputer sudah dipecat

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.