Emosi kini Ngaku Khilaf, Begini Duduk Perkara Kakanwil NTB Lempar Tiang Mikrofon di Acara Pelantikan
Dalam klarifikasi-nya, Zamroni Azis mengatakan kejadian itu murni kekhilafan pribadi tanpa ada maksud menyinggung pihak manapun.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB) Zamroni Azis meminta maaf terkait dirinya yang melempar tiang mikrofon. Video lempar mikrofon itu pun kemudian menjadi viral di media sosial.
Dalam klarifikasi-nya, Zamroni Azis mengatakan kejadian itu murni kekhilafan pribadi tanpa ada maksud menyinggung pihak manapun.
"Saya Zamroni Azis atas nama pribadi dengan penuh kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB, terkait dengan video yang beredar di kalangan masyarakat," ujar Zamroni melalui akun Instagram resmi @kanwil_kemenag_ntb, Minggu malam (21/9) yang dikutip Senin (22/9).
Dia menambahkan bahwa kejadian itu murni karena kekhilafan pribadinya.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa kejadian tersebut adalah murni kekhilafan pribadi saya tanpa menyinggung siapa pun. Demikian permohonan maaf ini saya sampaikan," kata Zamroni.
Aksi Spontan
Apa yang dilakukan oleh Zamroni itu ternyata disebutnya secara spontan. Karena, saat itu tiang mikrofon tersebut menghalangi saat hendak bersalaman dengan pejabat yang baru dilantik.
"Jadi kemarin itu spontan saja. Tidak ada apa-apa. Itu seperti dilempar. Jadi waktu mau bersalam-salaman yang dilantik kok miknya masih di sana menghalangi jalan," ujarnya.
Sebelum melakukan aksinya itu, Zamroni sudah lebih dulu meminta petugas memindahkan tiang mikrofon. Namun, permintaan itu tidak segera dijalankan.
"Ya sudah saya yang pindahkan. Itu kan sambil bercanda kemarin. Jadi saya pikir ini diolah sama orang lain makanya viral di mana-mana," ucapnya.
Kronologi Lempar Tiang Mikrofon
Sebelumnya, Kasubag Umum dan Humas Kanwil Kemenag NTB Karya Gunawan, membenarkan kejadian yang viral tersebut. Peristiwa pelantikan yang terjadi pada Jumat, 19 September 2025 sore di Kantor Kanwil Kemenag NTB itu berlangsung normal dan tanpa hambatan.
"Sudah selesai acara Pak Zamroni mau ucapkan selamat kan ada tiang mikrofon yang menghalangi waktu mau memberikan ucapan selamat. Karena telat dipindahkan, jadi Pak Zam sendiri yang singkirkan kayak dilempar begitu," kata Gun, Minggu (21/9).
Meski adanya insiden tersebut, acara pelantikan itu ditegaskannya berlangsung normal dan cair. Bahkan, Zamroni turut mengajak seluruh tamu yang hadir untuk berbincang santai dan bercanda.
Perjalanan Karir Zamroni Aziz di Kementerian Agama
Sebelum menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni memiliki perjalanan karir yang panjang dan beragam di lingkungan Kementerian Agama. Berikut sepak terjang Zamroni dirangkum merdeka.com dari website Kemenag NTB, Senin (22/9):
Zamroni Aziz, lahir di Sangkong, Lombok Tengah pada 31 Desember 1978. Dia menempuh pendidikan tinggi di bidang hukum. Zamroni meraih gelar S1 Hukum Islam dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mataram dan melanjutkan pendidikan S2 Magister Hukum di Universitas Mataram.
Zamroni memulai karirnya di Kementerian Agama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2005. Jabatan pertamanya adalah sebagai Penyuluh Agama Islam. Sejak saat itu, ia telah menempuh berbagai posisi strategis hingga akhirnya dipercaya menjadi Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB pada tahun 2023.
Beberapa jabatan penting yang pernah diemban Zamroni antara lain:
-Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (2013 – 2014)
-Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (2014 – 2015)
-Kepala Sub Bagian Informasi dan Hubungan Masyarakat Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (2015 – 2019)
-Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (2019 – 2020)
-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (2020 2022)
-Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (2022 – 2023)
-Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (2023 – Sekarang)