LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Eks Wali Kota Padang Sebut Aturan Wajib Jilbab agar Anak-anak Tidak Dibully

"Dan itu keinginan dari guru, kepala sekolah agar tidak ada anak-anak yang tidak berjilbab kemudian dibully oleh teman-temannya. Atau mereka dengan tidak berjilbab rambutnya warna-warni, bikin model yang lain, ini kan tidak bagus ya," katanya.

2021-01-27 10:08:53
Jilbab
Advertisement

Aturan nonmuslim berhijab di SMKN 2 Padang turut ditanggapi oleh Wali kota Padang Periode 2004-2014, Fauzi Bahar. Ia merupakan pimpinan padang yang mencetuskan aturan tersebut ketika masih menjabat. Menurutnya hijab atau busana muslim merupakan budaya yang melekat bagi masyarakat Sumatera Barat.

"Saya mendukung dari dunia pendidikan bahwa berbusana muslim ini cermin dari Sumatera Barat, khususnya Padang," kata Fauzi Bahar dikutip dari Padang TV, Rabu (27/1).

Kewajiban berbusana muslim bagi siswa di sekolah negeri, kata Fauzi, merupakan satu ikhtiar dirinya saat menjabat sebagai wali kota untuk mencegah perundungan bagi anak-anak yang tak berbusana muslim.

Advertisement

"Dan itu keinginan dari guru, kepala sekolah agar tidak ada anak-anak yang tidak berjilbab kemudian dibully oleh teman-temannya. Atau mereka dengan tidak berjilbab rambutnya warna-warni, bikin model yang lain, ini kan tidak bagus ya," katanya.

Dia mengklaim kebijakan tersebut sama sekali tak ada maksud untuk menjerumuskan para siswa. Semua murni demi kebaikan para murid.

"Kalau hari ini ada kelompok yang memprotes, ketahuilah tidak ada satu pun guru yang berkeinginan mencelakakan anaknya. Saya juga seorang guru soalnya," ujar Fauzi Bahar.

Advertisement

Dia menegaskan sebagai pihak memprotes jika kebijakan tersebut dihapuskan. "Dan itu saya memprotes berat kalau kebijaksanaan ini dihapuskan. Karena bagaimanapun yang generasi berikutnya tentu akan bebas lagi dan itu, ini hanya sekelompok orang kecil saja yang miss komunikasi. Kita perlu duduk bersama lah kepada tokoh masyarakat," pungkasnya.

Seperti diketahui, dugaan tindakan intoleran ditunjukkan oleh pihak SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat. Dalam sebuah video yang viral, sekolah meminta orang tua dari siswi nonmuslim agar anaknya mengenakan kerudung dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.

Bapak sang anak langsung menolak permintaan hal itu dan bakal karena kerudung bukanlah identitas agamanya.

Reporter: Yopi Makdori

Baca juga:
PGRI Soal Polemik Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang: Aturan Harus Hormati Keberagaman
Polemik Wajib Jilbab di SMK 2 Padang, Ombudsman Nilai Aturan Diskriminatif
Polemik SMKN 2 Padang, Mendikbud Buka Pengaduan Jika Ada Intoleransi di Sekolah
Mahfud: Tidak Boleh Mewajibkan Anak Nonmuslim Memakai Jilbab di Sekolah
Polemik Wajib Jilbab di SMK 2 Padang, Mendikbud Minta Pemda Beri Sanksi Copot Jabatan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.