LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dulu prostitusi sarat dengan gadis, kini rambah bocah laki-laki

Sindikat prostitusi kini sudah mengincar anak laki-laki untuk dijual.

2016-09-11 05:37:00
Prostitusi gay di Puncak Bogor
Advertisement

Sejak dulu, dunia prostitusi selalu melibatkan sejumlah wanita muda maupun tua. Mereka menjajakan diri kepada pria hidung belang, demi mendapatkan uang dengan mudah. Namun tak sedikit pula yang terpaksa menjalani dunia hitam tersebut akibat dijebak orang lain.

Tak hanya itu, demi mendapatkan pelanggan dengan cepat, dunia prostitusi telah merambah dunia online. Beberapa kasus ini berhasil diungkap aparat kepolisian, dan banyak korbannya merupakan gadis-gadis di bawah umur.

Terbongkarnya kasus prostitusi online khusus gay di kawasan Puncak, Bogor menunjukkan prostitusi tak lagi didominasi wanita. Bahkan, bocah lelaki di bawah umur juga menjadi incaran sindikat prostitusi untuk dijual kepada pria gay.

Sedikitnya, 27 dari 99 korban kasus prostitusi gay masih di bawah umur. Mereka dijual secara online oleh AR kepada sejumlah pria gay. Setelah itu, bocah-bocah malang tersebut ditiduri di sejumlah hotel atau villa di kawasan Puncak.

Kejahatan ini akhirnya terbongkar begitu Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) melakukan penggerebekan di salah satu hotel. Polisi berhasil membekuk AR dan menyelamatkan sejumlah bocah sebelum disewa oleh pria gay.

"Jadi setelah kita telusuri totalnya ada 99 korban anak, termasuk yang sudah diamankan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigadir Jenderal Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/8) lalu.

Karena melibatkan anak di bawah umur, polisi tak ingin membiarkan para pelanggan AR melenggang bebas begitu saja. Agung menyatakan akan memburu mereka demi melindungi masa depan anak-anak itu dari jeratan prostitusi berdasarkan perintah undang-undang.

Terungkapnya kasus ini menunjukkan prostitusi tak lagi didominasi oleh kaum wanita, bahkan bocah lelaki kini terjebak di dalamnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengingatkan agar masyarakat lebih mewaspadai sindikat prostitusi anak lelaki. Apalagi, kini sindikat prostitusi tidak hanya mengincar anak perempuan, melainkan juga anak lelaki.

"Sindikat prostitusi sudah masuk ke anak lelaki. Sekarang kita tidak hanya menyiapkan kewaspadaan anak perempuan yang kemungkinan terkooptasi sindikat prostitusi," kata Menteri Khofifah di Batam Kepulauan Riau, Sabtu (10/9), demikian dilansir Antara.

Khofifah mengaku sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait prostitusi yang melibatkan imigran, dan menyerahkan selanjutnya ke Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM. Tidak menutup kemungkinan kasus prostitusi juga melibatkan imigran pencari suaka di Batam sekaligus peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada.

Baca juga:
Polri sebut korban prostitusi gay tersebar di kota-kota besar
Menkominfo akan blokir 17 situs LGBT
Polisi temukan 15 korban baru kasus bocah dijual buat gay
Mabes Polri gandeng Keminfo, dalami aplikasi AR jual bocah buat gay
Anak yang dijual ke kaum gay terindikasi penyakit menular seksual

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.