Dua Peserta Ijtima di Gowa Demam & Sakit Tenggorokan
Kepala Penerangan Kodam, Kolonel Inf. Maskun Nafik mengatakan, dua peserta ijtima itu masing-masing asal Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Keduanya bersama 1.204 peserta lainnya di asrama haji yang tengah menanti jadwal pemulangan.
Dua peserta Ijtima Dunia Zona 2020 yang kini sementara diisolasi di asrama Haji Sudiang, Makassar dilaporkan tengah sakit. Saat ini tim medis tengah melakukan perawatan terhadap dua orang tersebut.
Kepala Penerangan Kodam, Kolonel Inf. Maskun Nafik mengatakan, dua peserta ijtima itu masing-masing asal Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Keduanya bersama 1.204 peserta lainnya di asrama haji yang tengah menanti jadwal pemulangan.
"Peserta asal Kalimantan Selatan usia 65 tahun dengan diagnosa demam, batuk dan sakit tenggorokan. Suhu tubuh 37,8 celcius dan diinfus," katanya, Sabtu (21/3)
"Pasien satunya lagi asal Jawa Barat usia 38 tahun dengan diagnosa mual dan muntah. Juga diinfus," tambah Maskun.
Pada hari ini, dia mengungkapkan, pihaknya memulangkan sekitar 1.300 orang yang tengah diisolasi dari acara ijtima di Kabupaten Gowa ke Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Adapun pemulangan ini terbagi atas dua rute.
"Yang dipulangkan hari ini sebanyak 500 orang tujuan Kalimantan Selatan dengan rute Asrama Haji-Pelabuhan Soekarno Hatta, 800 orang tujuan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dengan rute, Gowa-Pelabuhan Soekarno Hatta," jelasnya.
Diketahui, jumlah peserta ijtima yang pelaksanaannya ditunda pemerintah untuk pencegahan penularan covid-19 itu, kurang lebih 8000 orang. Datang dari berbagai daerah, provinsi dan negara. Diantaranya ada 400 lebih WNA.
Proses pemulangan dilakukan sejak hari ditundanya kegiatan itu, Kamis, (29/3). Sehingga mereka ditampung di asrama haji juga di lokasi kegiatan menunggu jadwal pemulangan. Sementara khusus WNA diisolasi dulu di sebuah hotel.
Baca juga:
Timor Leste Umumkan Kasus Pertama Positif Covid-19
21 Maret 2020, 38 Pasien Positif Corona Meninggal Dunia
Pemerintah Sebut Chloroquine Untuk Penyembuhan, Bukan Pencegahan
Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 81 Orang, Total jadi 450 Kasus
Sekolah Jaringan Islam Terpadu akan Disemprot Disinfektan & Dibagikan Antiseptik
10.000 Relawan Bakal Bantu Penanganan Pasien Corona di Wisma Atlet