Dua Kader Sudah Pasti Jadi Menteri, Surya Paloh Masih Belum Tahu Jatah Untuk NasDem
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku belum mengetahui jumlah kader yang akan berada di jajaran Menteri Jokowi periode ke 2.
Dua kader Partai Nasdem sudah dipanggil ke Istana. Mereka adalah Siti Nurbaya dan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo tidak menyebutkan kursi menteri yang diberikan oleh Presiden Jokowi. Dia hanya mengaku banyak berdiskusi soal jaminan kehidupan layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sedangkan Siti Nurbaya diminta untuk kembali menjabat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan periode 2019-2024. Kehadiran SYL dan Siti Nurbaya di Istana seolah ingin menjawab spekulasi mengenai sikap politik Partai NasDem. Sebelumnya berhembus kabar NasDem bakal hengkang dari koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku belum mengetahui jumlah kader yang akan berada di jajaran Menteri Jokowi periode ke 2.
"Belum tahu, barangkali besok pagi baru diumumkan," ujar Paloh di Kantor Pusat DPP NasDem di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).
Namun Paloh memastikan tidak akan ada penambahan atau pengurangan jumlah kursi Menteri yang didapat NasDem.
"Tidak akan tambah dan tidak kurang," ucap Paloh sambil tergesa-gesa meninggalkan kantornya.
Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo mengaku membawa pesan khusus dari Surya Paloh untuk Presiden Jokowi. "Sampaikan kami tidak punya beban untuk mengawal (Jokowi). Totalitas," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan NasDem akan terus mengawal Jokowi di periode kedua. NasDem mendukung Jokowi sejak 2014 secara totalitas dan mendukung tanpa mengharapkan imbalan.
"Kami mau lihat negeri ini di tangan Presiden lebih baik, maju dan modern bahkan mandiri," tuturnya.
Reporter magang: Abyan Ghafara Andayarie
Baca juga:
Syahrul Yasin Limpo Bawa Pesan dari Surya Paloh Untuk Jokowi
Gerindra Masuk Kabinet, NasDem Bertahan Atau Jadi Partai Oposisi?
Gubernur Viktor Diputuskan Presiden Jokowi untuk Kembali Bangun NTT
NasDem Sebut Banyak Pihak Minta ke Jokowi agar Viktor Tetap Gubernur NTT
NasDem Dukung Omnibus Law Masuk Prolegnas
Dapat Jatah 10 Pimpinan Komisi di DPR, NasDem Sebut Kesepakatan Bersama Bukan Voting