LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPR: Serangan ke tabloid penghina nabi tak dibenarkan Islam

Dalam serangan maut di Prancis ini 12 orang tewas.

2015-01-08 13:01:34
Penyerangan Tabloid Penghina Nabi
Advertisement

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengutuk penembakan yang terjadi di kantor redaksi tabloid Charlie Hebdo, Prancis kemarin. Menurut dia, pembantaian yang terjadi itu jelas jauh dari ajaran Islam. Dalam serangan ini 12 orang tewas.

"Tindakan tersebut patut dikutuk karena dipastikan akan membawa dampak buruk bagi citra Islam yang sangat cinta perdamaian. Kejadian seperti ini diharapkan tidak terulang lagi di masa yang akan datang," kata Saleh dalam pesan singkat, Kamis (8/1).

Dia yakin jika seluruh agama yang ada di dunia mengutuk keras perbuatan yang menewaskan 12 orang termasuk polisi itu. Meskipun, pembantaian dilakukan dengan dalih membela agama Islam.

"Seluruh agama dipastikan mengutuk tindakan brutal tersebut. Para pengikut agama sudah semestinya menebar kasih sayang dan kedamaian," tegas dia.

Dia menegaskan, pembantaian itu hanya menjual nama Islam. Menurut dia, tidak ada satu ayat pun di Al Quran yang membenarkan tindakan kekerasan dan pembunuhan.

"Ada kesan, dengan tindakan seperti itu, Islam seakan-akan membenarkan tindakan tersebut. Padahal, di dalam kitab suci Al-Quran, tindakan kekerasan apalagi sampai pada pembunuhan sungguh sangat tidak dibenarkan," jelas Ketua DPP PAN ini.

Saleh mengimbau kepada umat beragama di Indonesia agar tidak terpancing dengan aksi tersebut. Kejadian ini, lanjut dia, harus dijadikan cermin dalam konteks meningkatkan toleransi antar umat beragama.

"Setidaknya, para pemeluk agama dapat meningkatkan prinsip-prinsip saling menghargai dan menghormati keyakinan dan kepercayaan masing-masing," imbuhnya.

Baca juga:
Redaktur tabloid Charlie Hebdo: Saya rela mati daripada menyerah
Menlu kecam serangan pada tabloid penghina Nabi Muhammad
Satu tersangka penyerang tabloid penghina Nabi serahkan diri
Cerita Charlie Hebdo, sebelum diserbu konsisten ngotot hina Nabi
Indonesia kutuk terorisme pada Tabloid penghina Nabi Muhammad
Polisi muslim jadi korban serangan brutal Charlie Hebdo

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.