DPR Pastikan Seleksi Capim KPK Berjalan Profesional, Bukan Titipan
Komisi III sendiri, sambung Arsul, akan menyeleksi para capim KPK tersebut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ada. "Semuanya dinilai secara profesional saja," tegasnya.
Anggota Komisi III Arsul Sani mengatakan pihaknya siap menyeleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) jika 10 nama sudah disetorkan. Ia klaim penyeleksian akan berlangsung profesional.
"Yang penting Pansel mengirimkan 10 nama capim ke DPR berdasarkan hasil seleksi yang profesional, bukan titip-titipan. Dan tidak usah takut dengan latar belakang capim," kata Arsul di Jakarta, Selasa (20/9).
Arsul memastikan bahwa kritikan dari lembaga swadaya masyarakat atau LSM terkait capim dari unsur Polri atau kejaksaan, tidak akan mempengaruhi sikap Komisi III.
"Jangan karena misalnya LSM mengkritisi yang dari Polri atau kejaksaan maka terus capim yang bersangkutan menjadi tidak lolos," ungkap Arsul yang juga dikenal sebagai ahli hukum ini.
Komisi III sendiri, sambung Arsul, akan menyeleksi para capim KPK tersebut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ada. "Semuanya dinilai secara profesional saja," tegasnya.
Menyinggung soal kinerja Pansel, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan itu menegaskan bahwa tidak pas waktunya bagi DPR untuk mengomentari kinerja Pansel. Sebab Pansel KPK saat ini sedang bekerja, dan sejauh ini dari sisi timeline masih on schedule.
Sementara, terkait adanya pihak yang menyangsikan atau mempertanyakan independensi Pansel, Arsul malah balik mempertanyakan buktinya. "Memangnya ada bukti bahwa ada yang menyetir mereka (pansel)?" katanya.
Baca juga:
NasDem Harap Uji Kelayakan 40 Capim KPK Dilakukan DPR Periode 2014-2019
Masinton Harap Pansel KPK Hasilkan Capim yang Bisa Berkolaborasi dengan Penegak Hukum
Ahli Hukum Nilai Capim KPK dari Polri Berpengalaman
Sudah Teruji, Sosok Polisi Dinilai Tepat Pimpin KPK
IPW Nilai Harus Ada Pati Polri Isi Pimpinan KPK Agar Tegas
Pansel Harap 20 Capim KPK Lolos Tes Profile Assessment