LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPR Nilai Dibukanya Umrah bagi WNI Bukti RI Bisa Adaptasi Protokol Kesehatan

Politisi Golkar itu berharap, para calon jemaah umrah dapat mengikuti seluruh syarat yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama atau KMA Nomor 719 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Covid-19.

2020-11-12 12:09:21
Umrah
Advertisement

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menilai, dibukanya kembali ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi menjadi tanda bahwa adaptasi protokol kesehatan ketat yang berlaku di Indonesia cukup berhasil. Menurutnya, hal ini merupakan kabar gembira, khususnya bagi umat muslim Indonesia.

"Ini merupakan angin segar dengan dibukanya kembali ibadah umrah. Bisa kita simpulkan selama pandemi menjadi bukti kemampuan kita beradaptasi," kata Azis Syamsuddin di Jakarta, Kamis (12/11).

Politisi Golkar itu berharap, para calon jemaah umrah dapat mengikuti seluruh syarat yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama atau KMA Nomor 719 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Covid-19.

Advertisement

"Kebijakan mengenai ibadah ke tanah suci, diharapkan tetap mendapat pengawasan dan evaluasi sesuai dengan perkembangan pandemi baik di Indonesia maupun di Tanah Suci. Bahwa penerapan prokes secara efektif menurunkan risiko penularan covid-19," tuturnya.

Azis meminta Kementerian Agama untuk melakukan sosialisasi yang masif baik saat dan setelah jamaah tiba di tanah suci. Harapannya setiap calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci memenuhi persyaratan. Baik dari sisi kesehatan dan aturan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi.

"Saya yakin Kemenag telah mengidentifikasi permasalahan sekaligus rumusan mitigasi dalam pelaksanaan Ibadah Umrah dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)," ucapnya.

Advertisement

Azis meminta penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) dapat memulai atau menyusun rencana keberangkatan jamaah umrah tertunda agar tidak ada lagi kegelisahan karena gagal berangkat.

"Kemenag harus mampu memberikan kepastian keberangkatan ke Saudi sejalan dengan komunikasi yang dilakukan dengan biro travel umrah yang ditunjuk," tutupnya.

Baca juga:
Kemenag: 13 Jemaah Umrah Indonesia Positif Covid-19
VIDEO: Catat, Ini Aturan Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi Covid-19
300 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci Sejak Umrah Dibuka 1 November
3 Jemaah Umrah Indonesia yang Positif Covid-19 akan Kembali Tes Swab
Sudah Mulai Buka, Ini 3 Fakta Terbaru Umrah Menurut Pengusaha Travel di Tulungagung

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.