DPR Minta Program Deradikalisasi Dievaluasi Buntut Mabes Polri Diserang Teroris
Lebih lanjut, politikus Nasdem ini meminta semua pihak jangan memberikan dukungan kepada pikiran ekstrim dan intoleran. Sebab, akan memberikan energi kepada para teroris.
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari meminta program deradikalisasi dievaluasi. Menyusul kasus teror dalam pekan terakhir dari Makassar hingga penyerangan Mabes Polri.
"Kita harus lakukan evaluasi terhadap upaya deradikalisasi yang dilakukan BNPT apa saja kekurangannya dan perbaikan apa yang harus dilakukan," kata Taufik dalam keterangannya dikutip Kamis (1/4).
Taufik juga meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan karena beberapa kasus terakhir. Namun juga tidak perlu panik.
"Kita semua harus meningkatkan kewaspadaan dan jangan lengah karena beberapa waktu terakhir ini terjadi peningkatan tindak terorisme. Namun demikian kita tidak boleh panik dan takut karena itu yang diinginkan oleh para teroris," katanya.
Lebih lanjut, politikus Nasdem ini meminta semua pihak jangan memberikan dukungan kepada pikiran ekstrim dan intoleran. Sebab, akan memberikan energi kepada para teroris.
"Bentuk dukungan ini dapat berupa memberikan panggung bagi pihak-pihak penyebar kebencian, memberikan tuduhan atau analisis bahwa peristiwa ini adalah settingan, dan sikap-sikap lainnya yang dapat menimbulkan persepsi pembenaran atas tindakan-tindakan seperti ini," kata Taufik.
Baca juga:
Seperti Penyerang Mabes Polri, Teror Bom di Makassar Juga Melibatkan Milenial
Universitas Gunadarma: ZA Aktif Kuliah di Jurusan Akuntansi Selama 4 Semester
ZA Masuk ke Bareskrim & Kantongi Senjata, Polri Audit Anggota Jaga soal Pengamanan
Mabes Polri Selidiki Cara ZA Lolos Bawa Senjata Lewati Penjaga di Pintu Masuk
DPR: Pencegahan Harus Dijadikan Program Nomor Satu untuk Hadapi Terorisme
Rumah Terduga Teroris di Kabupaten Bandung Dipasang Garis Polisi